Kurang-kurang Apa Coba?

Lupakan Kesedihan Masa lalu Tatap Masa Depan
Lupakan Kesedihan Masa lalu Tatap Masa Depan

Setahun 2015 memang sungguh meriah dan berwarna. Mencoba mainan baru naik turun pasang surut tapi Alhamdulillah tetap bisa bertahan. Dan 2015 Sebentar lagi akan kembali dilewati.

Wih.. cepet sangat, seperti baru kemarin eh tiba2 sudah ganti tahun lagi dan beberapa hal terpaksa SKIP lagi. Sedih? Bisa jadi tapi Bahagia? Bisa jadi juga.

Tahun 2015 ini emang penuh dinamika. Hari ini begitu bahagia membahana, esok hari sudah lesu tak terkira… ya itu bisa terjadi ketika lihat Dasbod :|

Ah, kenapa “mane” terus yang kalian pikirkan ~ begitulah sabda @TaufanPR

Ucapan yang sederhana tapi mengena, apakah akan selama ini semua kebahagian ditentukan seberapa uang bisa kita raih hari ini, seberapa banyak harta yang bisa kita pupuk hari ini? Ah seharusnya tidak bukan. Masih banyak yang setidaknya dan seharusnya lebih penting kita bisa pikirkan.

Kalau mau dan mampu..

Lantas Tahun 2016 mau seperti apa?

Simbah Duduk sederhana
Simbah Duduk sederhana

Kalau saya pribadi sebenarnya nggak muluk2 sih. Saya ingin beberapa orang yang kebetulan bersama saya ini lebih sejahtera lebih bisa berkarya dengan bahagia.

Secara pribadi, mewujudkan harapan keluarga mempunyai Rumah Pribadi yang layak untuk ditempati. Dan tak lupa mencari ganti Mbak #vina

Entah dengan apa mewujudkannya… Biarlah esok yang menjawabnya

Yang jelas saya bersyukur Tahun 2015 ini saya lalui tanpa hambatan berarti, ketemu orang2 hebat di Keluarga besar @maliome.

Mulai dari NGONOO sendiri, LISTENO, IndoCPA, Mobiggr, EHLOO, PILAMO dan orang2 didalamnya yang tidak perlu saya sebutkan satu persatu, toh mereka pada nggak mau saya sebutkan satu-persatu, mereka mempunyai ID NAME masing, dan nggak mau di general satu-persatu seperti itu.

Semua begitu sesuai rencanNya kita cukup menjalaninya…

Dan kalau belum sesuai harapan, jangan bersedih.. karena selama harapan itu masih ada. Kita tidak usah ragu Gusti Allah mewujudkannya…

Foto Wanita Diam diam
Foto Wanita Diam diam

Semua doa itu diterima, entah saat itu juga atau nanti di Akhirat.

Sudah layakkah dirimu wahai jauhari?

13 Comments on "Kurang-kurang Apa Coba?"


  1. Sebagai pengikut setiamu, aku akan senantiasa mengikutimu. Ingat sabdamu waktu itu? Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang kecil. Itu selalu terngiang di telingaku.

    Reply

      1. Aamiin.. Makasih doanya dhw.. Semoga hidup njenengan selalu bahagia, banyak istri, banyak anak, dan banyak-banyak yang lainnya. Semoga desa Ponjong senantiasa basah dan ikannya banyak.

        Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *