Install Android 4.4 (KitKat) di Galaxy Note 2 (N7100) dengan Omni ROM

Kali ini lanjutan dari Tulisan kemarin tentang Android 4.4 di Galaxy Note N7100. Berikut ini adalah Cara Install Android 4.4 (KitKat) di Galaxy Note 2 (N7100) dengan Omni ROM. Sebelum mulai pastikan anda menyimak apa yang ada di Android 4.4 KitKat di N7100 ini.

Di Forum XDA juga sudah dibahas. Silahkan merapat kemari. Alasan kami menggunakan Kustom ROM buatan Omni ini dikarenakan banyak sekali Developer Omni ini jebolan dari CyanogenMod. Banyak pengembang tidak suka dengan CyanogenMod yang sekarang karena sudah terlalu mikir duwik dan perbedaan visi. Maka lahirnya Omni ROM ini.

Device yang didukung Omni ROM
Device yang didukung Omni ROM

Selain itu Omni ROM juga resmi mendukung Galaxy Note 2 (N7100). Sebuah nilai tambah yang memudahkan kami jika mendapatkan kendala2.

Yang mau Coba Android 4.4 (KitKat) di Galaxy Note 2 (N7100)

Bagi kalian pengguna Galaxy Note 2 (N7100) dari Samsung dan masih menggunakan Android 4.1.2 dan konon pihak #SamSung sedang On Going dengan update Android 4.3.. Dan akan tetapi Google ternyata Sat-set; Bat-bet™ dengan merilis Android 4.4 KitKat. Terus Gimana? Jadi kalau ndak suka dengan Interface dan Bloated Software bawaan Samsung, kalian bisa mencoba KitKat Android 4.4

Berapa Langkahmu Setiap Hari?

Seperti Janji Surga saya kemarin, dalam rangka Rakyat Sehat dan Sejahtera 2014. Kami akan melanjutkan pembahasan hal2 berbau kesehatan dan juga fisik.

Kami telah membuka dengan Seberapa banyak Asupan Air Putihmu setiap hari, yang mana kami menggunakan aplikasi Plant Nanny yang ada di iPhone. Ditulisan saya itu kami juga kasih Spoiler kalau ada aplikasi Fitness tambahan.

Dan Aplikasi itu adalah Moves App, sebuah Aplikasi Pedometer Plus2. Konsep Aplikasi ini sangat sederhana, kalau bahasa kasarnya Install dan Lupakan.. lha kok bisa? Ya bisalah… jadi gini

Facebook Home: Apa Khabarmu?

Anggap saja ini adalah Review Singkat Facebook Home; Alhamdulillah, sebagai pengguna #GNote2 saya bisa menjajal atau menggunakan Facebook Home secara Official Resmi dan download dari Google Play Store. Yang menarik adalah, setelah rilis kurang lebih 10 Hari, Facebook Home ini telah terdownload antara 500.000 – 1.000.000 sebuah angka yang tidak sedikit.

Facebook Home yang keren
Facebook Home yang keren

Akan tetapi yang juga tak kalah menarik adalah Review dari yang sudah2 install. Hampir semuanya memberikan nilai bintang 1 atau kategori tidak puwas. Walaupun  nilai secara keseluruhan masih disekitar bintang 2 dan ada beberapa yang tetap setia memberikan bintang 4 dan 5.

Mencoba Real Racing 3 di Android

Bermain Game di Smartphone biasanya saya memilih game2 yang ringan dan tidak membutuhkan banyak sekali resources. Mengingat biasanya bermain di Smartphone hanya dalam rangka menghabiskan waktu luang. Akan tetap sejak 2010/2011 ada sebuah game balap yang paling saya suka dan saya mainkan. Game Real Racing yg pada awalnya ini hadir di iOS. Saya telah mencoba sejak Real Racing yang pertama dan sebelum di beli EA Sports.

Saat itu game ini dikembangkan oleh Firemint. Kemudian Firemint dibeli oleh EA Sports. Akhirnya game ini dibawah kendali raksasa game dari Kanada. Di iPad 2, saya kembali memainkan game Real Racing 2 yang jauh lebih menarik dan nyata. Diawal 2013 ini kembali saya di kejutkan dengan hadirnya Real Racing 3.

Cerita Bersama Samsung Galaxy Note 2 (N7100)

Beberapa waktu yang lalu saya telah menceritakan awal hubungan spesial dengan Samsung (dibaca Samsul), diceritakan disana  kalau Device Samsung pertama saya adalah Galaxy Nexus; walaupun begitu Galaxy Nexus adalah hardware Samsung yang bermesin 100% Google, seperti kita ketahui semua, Google sebagai pengembang utama Android memiliki Developer atau Spesial Hardware yang diberikan #codename Nexus.

Semua Hardware ndak peduli dari pabrikan mana, yang bermesin Android murni (AOSP) diberi kode Nexus (lebih lengkapnya di tulisan terpisah nantinya). Kembali ke cerita Samsung dan Saya atau Saya dan Samsung. Samsung Galaxy Note N7000 pertama kali diluncurkan October 2011 atau tepat 1 tahun. Saat itu ukuran dari Galaxy Note ini tergolong istimewa besarnya. Dengan ukuran layar 5.3″ dan ukuran 146.9 x 83 x 9.7 mm (5.78 x 3.27 x 0.38 in) membuat Device ini bisa diartikan Mega Phone :D Akan tetapi hal yang membuat menarik Galaxy Note N7000 ini adalah Stylus yang diberi nama oleh Samsung dengan S Pen. Teknologi Wacom dibenamkan di perangkat ini, walhasil aksi Stylus di Mega Phone ini cukup menarik perhatian.

Galaxy Nexus: Keluarga Baru Kami

Kesan Pertama Galaxy Nexus; Tak Terasa 2 Tahun sudah sejak saya berkenalan dengan Keluarga Android. Saya masih ingat sekitar Juni 2010 HTC Desire adalah Android yang pertama saya pakai. Saat itu masih menggunakan Android 2.1 atau dikenal eClair yang mana tak berapa lama dapat update dengan Froyo Atau Android 2.2.

Galaxy Nexus - Developer Android Phone
Galaxy Nexus – Developer Android Phone

Saat itu saya cukup menikmati walaupun ketika itu belum atau masih jauh dari harapan. Hingga akhirnya pada bulan September 2010 saya menulis baik buruk Android saat itu.

Dan dugaan saya bahwa Android akan menemukan titik nyaman minimal 2 Tahun sejak artikel itu tertulis sepertinya menjadi kenyataan.

Entah karena prediksi saya saat itu. Saat ini saya kembali menggunakan Keluarga Android dan bersama dengan Galaxy Nexus.

Saya Tidak Percaya Telpon sebagai Asisten: Blunder Google (Andy Rubin)

Sepertinya Andy Rubinmengikuti jejak para CEO (Black Berry CEO, Motorola CEO, Sony CEO, Microsoft CEO) yang membuat quote/pernyataan bluder seperti CEO BlackBerry yang mengatakan kalau kita seharusnya menggunakan keyboard fisik bukan touch screen dan tak berapa lama RIM mengeluarkan BlackBerry Touchscreen.

Andy Rubin with Android Phone
Andy Rubin with Android Phone

Kembali ke Andy Rubin pada acara AsiaD di Hong Kong 2001 yang diselenggarakan oleh AllThingsD mengatakan

Saya tidak percaya sebuah telpon sebagai asisten. Telpon adalah alat untuk komunikasi, kamu tidak seharusnya berkomunikasi dengan telpon. Kamu seharusnya berkomunikasi dengan seseorang dilain tempat dengan telpon.

Atau dalam bahasa inggrisnya seperti ini

I don’t believe that your phone should be an assistant. Your phone is a tool for communicating. You shouldn’t be communicating with the phone; you should be communicating with somebody on the other side of the phone.

Evernote untuk iOS (iPhone, iPad & iPod Touch)

Evernote for iOS
Evernote for iOS

Sedikit Review tentang Evernote Semenjak menggunakan iPhone dan persiapan kedatangan iPad 2 #eaaa saya mencoba banyak sekali aplikasi pencatat. Baik itu versi gratis maupun versi berbayar. Aplikasi Notes bawaan iOS sendiri sebenarnya sudah lebih dari cukup. Walaupun fitur sangat terbatas (tak bisa tag, nambah foto, checklist, todo). Tapi yang membuat Aplikasi Notes tidak bisa dianggap remeh adalah integrasinya dengan Spotlight iOS.

Dengannya kita bisa mencari tulisan2 kita via Spotlight dengan mudah dan cepat. Sayang sekali Spotlight belum dibekali kemampuan untuk mencari data dari dalam aplikasi pengembang pihak ketiga. Sementara ini Spotlight hanya bisa mencari Aplikasi, belum bisa data didalam aplikasi itu.

WhatsApp Messenger: Jembatan Terbaik antar Smartphone

WhatsApp (What’s Up) Messenger solusi antar smarthphone; Salah hal yang membuat BB sangat di gandrungi adalah fitur BBM nya yang bisa memudahkan para pengguna BB terhubung dengan integrasi yang menarik.

What's Up Messenger Front Page
What's Up Messenger Front Page

Itukah kenapa diberapa kota besar gadget ini laris seperti kacang goreng. Apalagi bagi pegawai kantoran. Saudara sendiri saja mengakui kalau memiliki BB bukan hanya karena kebutuhan tapi tuntutan dari kantor agar mudah saling terhubung dan lain sebagainya.

BBM sampai saat ini hanya jalan di BB. Jadi pengguna gadget lain belum bisa saling terhubung dengan hal ini. Itulah kenapa banyak sekali developer yg mencoba mencari solusi dari masalah ini. Dan WhatsApp (What’s Up) messenger adalah salah satunya.

Post-PC Sebuah Era Baru

Kemaren saya sempat dapat tautan dari twets saudara. Sebuah editorial dari Engadget yang sangat menarik. Bagaimana sekali lagi Apple menegaskan posisinya dalam sebuah bisnis yang dia ciptakan. Bagaimana Apple berubah dari waktu kewaktu dan bisa dibilang menciptakan sebuah ceruk yang cerdas yang memaksa kompetitornya kembali dan selalu mengejarnya (ingat mengejarnya)

Memang benar saya seorang Kipas Angin Apple (Apple Fan Boy) tapi disini saya tidak akan memujinya berlebih.

Tapi saya hanya akan bercerita kembali apa yang Engadget tulisankan di Editorialnya. Bagaimana Apple menegaskan bahwa era Komputer sudah dilewatinya, memang benar Apple masih bermain disini dengan iMac, MacBook Family dengan Mac OS X (Lion) tapi dia mulai memperkenalkan media baru yang lebih portabel dimulai dengan iPod – iPhone dan sekarang iPad. Inilah jaman sebuah era portable device. Atau istilah yang dipakai oleh Apple adalah era post-PC.

Iklan Motorola XOOM

Semenjak sang maestro peradaban teknologi Steve Jobs memperkanalkan iPad tahun lalu, tak menunggu lama PARA PENGEKORnya ikut2an, mulai dari Samsung dengan Galaxy Tabnya, RIM dengan PlayBook nya, HP dan Motorola dengan XOOMnya. Bermesin Android Tablet buatan Motorola ini sepertinya menarik. Tapi yang saya mau bahas bukan si XOOM secara umum. Tapi saya ingin berbagi Iklan

Jejak 2010, Langkah 2011

Kilas Balik 2010 dari sisi seorang blogger, saya akan mencoba berbagi apa yang terjadi di dunia internet dari sisi pribadi saya. dan juga harapan apa yang akan terjadi di 2011. Bagi saya pribadi 2010 adalah awal booming sebuah Microblogging, banyak sekali orang yang suka dan beraktifitas dan berbagi dengan 140 karakternya, baik update lewat Twitter, Facebook dan berbagai macam social network lainnya.

Kilas Balik 2010-2011 - wallpaper
Kilas Balik 2010-2011 sisi Blogger

2010 adalah awal kebangkitan Social Location Network, bangkit dan munculnya berbagai macam aplikasi sosial yang berbasis tempat seperti Foursquare, Gowalla, Brightkite, Yelp dan keluarga (bahkan Facebook tidak ketinggalan muncul dengan Facebook Place dengan Wilayah masih terbatas). Munculnya Social Location Network ini sedikit banyak mendatangkan era atau wilayah dan media bisnis serta iklan baru. Pebisnis mulai berfikir bagaimana mereka beriklan pada posisi dan kadar yang tepat. Contohnya Gebrakan Foursquare dengan menggandeng venue untuk beriklan ala cerdas.

Back to Top
%d blogger menyukai ini: