iPad 2 Keluarga Baru Kami

Kami belum akan bahas iPad 2 lebih jauh, akan tetapi kami hanya akan bercerita bagaimana akhirnya iPad 2 bisa sampai @DesaPonjong Gunungkidul ini.

Awalnya ketika iPad 2 pertama kali diperkenalkan oleh om Steve Jobs kami sangat terkesima. Karena awalnya sewaktu iPad pertama kali diperkenalkan ini tak lebih hanyalah iPhone dengan layar lebih besar. Ternyata perkembangan kedepannya iPad lebih dari itu.

Gadget ini telah menjadi cara baru menikmati koran, majalah, musik, video, browsing web dan hampir semua aspek kehidupan online.

Yang lebih *mantap lagi, setelah iPad keluar seperti biasa banyak perusahaan mencoba membuat hal serupa, mulai dari Sambung dengan seri Galaxy Tab, Motorola dengan xoom dan RIM perusahaan dibelakang Blackberry dengan Playbook.

20110518-100339.jpg

Tapi itulah Apple, sebuah perusahaan yang terkenal memperjuangkan trend baru dan hampir 100% berhasil. Tak berapa lama tablets begitu dikenal. Sedari dulu bagi saya kenapa memutuskan menggunakan produk Apple adalah apa yang ada didalammnya, bukan hanya karena kualitas hardware tapi dari sisi software bisa dipertanggungjawabkan.

Walaupun Apple mengembangkan baik hardware dan software dengan sistem tertutup yang mana banyak orang kurang sependapat tapi Apple tetaplah Apple. Wis lah ndak usah bahas panjang2 kembali cerita ke iPad 2 digenggaman ini aja.

Apple iPad 2 resmi dijual mulai akhir maret 2011 dibeberapa negara dan sayangnya di Indonesia belum. Akhirnya solusi orang yang sudah ngebet seperti saya adalah mencari cara dan cara itu saya temukan dengan bantuan kakak ke empat Ahmad Muttaqin yang kebetulan sedang menempuh studi S3 di negeri tetangga Aussie. Akhirnya kami memberanikan diri mengutarakan keingininan dan Alhamdulilah gaung bersambut dan kakak ketiga dengan rela hati dan hari selalu antri dan sabar mendapatkan iPad 2 ini. Perlu diketahui iPad 2 hampir selalu sold out. Rencana saya untuk ambil iPad 2 3G 64GB black pun akhirnya saya cancel dan membeli versi putih karena stock ada saat itu adalah versi itu.

Akhirnya ketika iPad 2 sudah dalam genggaman kakak keempat saya meminta beliau untuk upgrade ke iOS 4.3.3 karena kita tahu sendiri koneksi Internet di negeri kita masih jauh dari sempurna.

Yang juga cukup menggembirakan adalah prosesi pengirimannya yang tadinya bisa dilakukan via DHL ternyata pihak DHL menolak kiriman iPad ke Indonesia. Akhirnya keinginan untuk menikmati iPad 2 tertunda sampai akhirnya mbak Norma dosen UAD menjadi penyelemat kami. Karena kebetulan beliau ada studi banding ke Aussie akhirnya kesempatan itu tidak disia2kan.

Walaupun mbak Norma sempat ada sedikit pertanyaan dari pihak bandara akhirnya iPad 2 dalam genggaman. Saat ini iPad 2 sudah aktip dengan Telkomsel Flash (@telkomsel) khusus iPad yang saya dapatkan berkat bantuan Om Aryo Sanjaya yang membelikannya di Kota Malang. Karena berdasar informasi resmi Telkomsel Telkomsel Flash iPad edition tidak tersedia di Yogyakarta.

Yang Sangat Menarik di iPad

Alasan saya menyebutkan dengan sangat karena hampir semua aplikasi di iPad itu menarik tapi ini beberapa yang menarik di. iPad khususnya iPad 2 saya

  • GarageBand adalah salah satu aplikasi must have buat iPad 2, dengannya kita bisa membuat lagu lengkap dengan instrumen2 yang bisa dimainkan
  • Official Twitter App, aplikasi ini versi iPadnya berfungsi dengan luar biasa
  • GMail: Google Mail, versi iPad dari aplikasi ini tidak sekedar pembesaran dari versi iPhone tapi sangat sempurna bahkan saya kesulitan membedakan dengan Mail bawaan iPad. Pengguna iPad menggunakan GMail adalah sensai lebih.

Bismillah aplikasi pertama yang saya install adalah Twitter for iPad dan WordPress. Secara umum saya menikmatinya dana terima kasih atas segala racunnya @LifeHacks @IrwanKarta @rofiul dan @wisnu

0 thoughts on “iPad 2 Keluarga Baru Kami
  1. Pingback: Nurudin Jauhari
  2. Pingback: We Share Everything

Please Post Your Comments & Reviews

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*