Gurami Bakar

Hampir setiap lebaran tiba, di keluarga kami di Ponjong, Gunungkidul, Yogyakarta selalu menyempatkan ‘bakar iwak’ dan favorit kami semua adalah Gurami Bakar, rasanya yang khas serta dagingnya yang tebal *ingat puasa ;) dikombinasikan dengan resep Keluarga Anas Ngabid (Alm) yang diracik kakak kedua dan kakak ketiga menghasilkan suatu hidangan di bulan syawal yang indah.

Advertisement

Resepnya?
ini dia resepnya.

  • garam
  • bawang putih
  • bawang merah
  • kemiri
  • jahe
  • daun jeruk

Lalu semua bumbu tadi diblender/ulek. Tambahi kecap lalu oleskan pd grameh yg udh digoreng, lalu bakar

Sebenarnya tujuan awal postingan kali ini adalah untuk menyelamatkan catatan resep yang saya simpan di inbox hp, dan secara tidak sengaja semua inbox terunduh di applikasi windows saya :( ya dari pada hilang bumbu bersejarah saya, mending saya selamatkan. Kalau ada yang ingin mencoba silahkan sahaja.

Umum . Bookmark the permalink.

Nurudin Jauhari

Abu @YashfaJauhar @ShaffiyaJauha Isteri @IvaFitria tinggal di @DesaPonjong Gunungkidul Yogyakarta Co. Founder NGONOO.com

0 thoughts on “Gurami Bakar

  1. tujuan’e posting kepleeeg banged to… tapi kreatip jugah kok, soalnya jadi multi fungsi kang… selain fungsi memorize, juga fungsi informatip… wakakakakaka…

  2. kok ga masuk comment-ku? doooh.. bad work banned pow? kekeke… padahal aku alus loh kang ngomong’e.. kromo inggil loh mau kuwi.. :P
    kang… mbok gurami-ne sing dibagi, ojo mung resep’e

  3. #7 Vnuzday
    Wah boleh juga tuh.. bisa saya agendakan ;)

    #9 Gaussac
    Resep Turunan atau Turunan Reseplah *halah

    #10 Ario Dipoyono
    Njalukan arek iki :D

    #11 Bu Genduk
    Sebenarnya ikannya ndak wajib GURAMI, kenapa GURAMI, karena struktur daging yang tebal (sambil ngiler) dan juga duri yang lumayan sedikit, alternatif lain bisa di coba, Ikan Mujahir/Nila, atau bawal (untuk bawal ada sedikit duri tambahan jadi hati hati) ;)

  4. Kok nggak ada gambarnya, mas?

    Gurami memang paling enak dibakar. Dibanding ikan tawar sejenis, dagingnya lebih tebal, jadi ketika dibakar massanya tidak berkurang banyak. Daging ikan tawar yang menurut saya cukup enak, selain gurami, adalah tawes.

    Duh, puasa malah ngomongin makanan. :d

  5. #15 windede
    Mempersiapkan diri dan melatih mengendalikan hawa nafsu mas :D

    #18 Nofie
    Bukannya Ikan Tawes durinya terlalu banyak dan kecil2 lagi? sehingga membuat kita kurang menikmati waktu memakannya karena butuh tenaga eksta ;)
    Kalau saya cenderung ikan semacam Nila/Mujahir ;))

    #19 Achi
    Tergantung, kalau pas di Jogja enak Gurami, tinggal ke kolam sebelah trus ‘prepare some stuff’ jadi deh Gurami Bakarnya ;)

    Kalau minggu2 ini enakan “kebab”nya… apalagi kalau GRATISAN ;))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>