Dilema Seorang Webdesigner yang bukan di Windows

Dilema memang tidak ada habisnya, dan mari kita gali lebih dalam. Internet Explorer, kata yang terlintas dalam pikiran saya adalah VIRUS, SPY, WORM, URL Redirector, Tidak Aman dan banyak sekali nuansa negatip didalamnya, Walaupun image ini sedikit sekali terobati dengan veri Internet Explorer 7. Browser ini mau tidak mau bagi seorang webdesigner wajib terinstall, bahkan untuk seorang webdesigner di dunia Mac atau Linux.

Banyak Pengguna Internet Masih menggunakan Internet Explorer, dan walaupun kita tidak suka dengannya, tapi kita harus berbaik hati ama ini Browser.

Itulah kira kira ucapan yang saya tangkap dari Dan Cederholm

Saya tidak akan membahas tentang dunia linux, karena saat ini saya sudah dan belum menggeluti dunia ini lagi. Jadi saya akan bahas dari sisi keluarga buah-buahan aja. Mengingat si pembuat jendela ini sudah tidak melempar versi lanjutan di keluarga buah buahan ini. Jadi mau tidak mau warga buah-buahan haru mencari ide untuk bisa test hasil kerjanya tanpa repot ganti gadget.

ies4osx.pngAda beberapa solusi untuk hal ini, karena seperti kita tau, pasca migrasi ke keluarga intel. Keluarga buah-buahan ini mulai dilirik sama virtualitor seperti Parallels dan VMWare yang memungkinkan kita untuk install Jendela, Linux atau sistem Operasi i386 lainnya. Saya akui virtualitator ini memang memudahkan dan mantep, tapi ada kendala dari sisi saya penduduk Indonesia. Yaitu harga yang ditawarkan tidak murah. Kecuali kita mau gali gali di dunia gelap untuk mendapatkan versi abul abulnya :D *lupakan itu*

Ternyata banyak juga di dunia sana yang mencoba memberikan alternatip dan gratis, yaitu dengan menginstall ie4osx yang bisa didapatkan disini, caranyapun cukup mudah dan nyaman. Kita cukup download Darwin dan seting sebentar yang cara seting juga sudah di jelaskan dan kita tinggal ikuti dan tunggu proses download selesai.

Setelah itu, kita bisa bermain main desain dengan lebih nyaman dan tentu saja bisa meminimalisasi masalah ketidak kompatibelan desain dengan keluarga Internet Explorer yang bagi saya masih aja SUCK!

11 thoughts on “Dilema Seorang Webdesigner yang bukan di Windows

  1. Wah kalau buah-buahan saya belum mampu beli mas, maklum kantong mahasiswa yg selalu kering, lebih lebih sreg menggunakan si pinguin kalau si jendela sudah lama saya tinggalkan, hehehe…. :)

    1. Secara saya pernah mencoba sih, renderingnya persis mas, wong ini sebenarnya make virtual engine juga kalau bahasa keren di linux make Wine semacam itulah.

      Di dunia sana, juga ada yang membikinkan untuk Linux mas, namanya ie4linux

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *