Merawat Akar di nDalem Sekarsuli: Cerita Hangat Syawalan Trah Bani Setro Rejo Jogja

By

Jauhari

5 April 2026, 23:41 WIB

Pertemuan Trah Bani Setro Rejo Chapter Yogyakarta 2026 di nDalem Sekarsuli
Pertemuan Trah Bani Setro Rejo Chapter Yogyakarta 2026 di nDalem Sekarsuli

Ahad, 5 April 2026 – Di tengah suasana Syawal yang masih kental, ada sebuah sudut di nDalem Sekarsuli yang mendadak penuh dengan kehangatan. Hari ini, kami para keturunan Bani Setro Rejo Chapter Jogjakarta berkumpul kembali untuk merajut tali silaturahmi yang mungkin sempat merenggang karena kesibukan masing-masing.

image 2
Om Febri Juragan Door Prize

Pertemuan tahunan ini terasa sangat spesial. Bukan sekadar makan-makan, tapi sebuah perjalanan “pulang” ke akar sejarah keluarga. Tahun ini, giliran Bani Parto Taruno (salah satu putra Mbah Setro Rejo) yang menjadi tuan rumah sekaligus penyelenggara yang luar biasa.

Mengenal Kembali 9 Pilar Utama Bani Setro Rejo

Seringkali di acara sebesar ini, generasi muda (termasuk saya kadang-kadang) mulai bingung memetakan posisi di pohon keluarga. “Ini panggilnya Mbah atau Om?” atau “Ini jalur dari anak Mbah Setro yang mana?” adalah pertanyaan yang lazim terdengar.

Berdasarkan catatan silsilah keluarga, Mbah Setro Rejo memiliki 9 putra-putri yang menjadi pilar utama keluarga besar ini. Mereka adalah:

  1. Atmo Dimejo
  2. Kasiyem
  3. Iro Rejo
  4. Muh Muslim
  5. K Karto Dimejo
  6. Tarunorejo Tayin
  7. Parto Taruno Tijan (Tuan rumah kita tahun ini!)
  8. Mulyo Taruno
  9. Tijah Wongso Dimejo

Dari 9 nama inilah, kini telah lahir ratusan keturunan yang tersebar di berbagai daerah, namun hari ini kami menyatukan kembali frekuensi di Yogyakarta, mulai dari bakda Dhuhur hingga menjelang Ashar.

image 1
Dimanapun, Kapanpun, Makan tetep ada Sambel Bawang

Mengapa Pertemuan “Trah” Tetap Relevan di Tahun 2026?

Di tengah gempuran media sosial, mungkin ada yang berpikir, “Kan bisa silaturahmi lewat grup WhatsApp?”. Tapi percayalah, energi kehadiran itu tidak bisa digantikan oleh layar.

image 3
Republik Madhang!

Ada beberapa alasan mengapa pertemuan fisik seperti ini sangat krusial:

  • Membangun Identitas: Mengetahui dari mana kita berasal membantu kita memahami siapa diri kita. Kita bukan individu yang berdiri sendiri, tapi bagian dari sebuah sejarah besar.
  • Networking Alami: Di acara seperti ini, kita sering baru menyadari bahwa sepupu jauh kita ternyata punya profesi atau hobi yang bisa dikolaborasikan.
  • Transfer Nilai: Melalui cerita-cerita dari sesepuh, nilai-nilai luhur keluarga Setro Rejo diwariskan ke generasi berikutnya secara organik.
image 5

“Sejauh apa pun burung terbang, ia akan selalu ingat di mana sarangnya berada. Begitu juga keluarga.”

image 4

Penutup: Silaturahmi Adalah Kunci

Acara ditutup dengan doa bersama, harapan agar semua anggota keluarga diberikan kesehatan, dan tentu saja sesi foto bersama yang tidak boleh terlewatkan. Pulang dari nDalem Sekarsuli, hati rasanya lebih “penuh” dan semangat untuk menyambut hari-hari berikutnya jadi berlipat ganda.

Terima kasih untuk seluruh keluarga besar Bani Parto Taruno atas sambutannya yang sangat hangat. Sampai jumpa di Syawalan tahun depan!


Apakah di keluarga Anda juga masih rutin mengadakan pertemuan Trah atau keluarga besar seperti ini? Ceritakan tradisi unik keluarga kalian di kolom komentar ya!


Beberapa Jepretan Foto diatas adalah hasil dari Juragan Batik Maha Dewi, Putra dari Cucu mBah Bani Parto Taruno, Tepatnya Anak dari mBah Suwarjo Nitikan

Author Image

Author

Jauhari

Abu @YashfaJauhar @ShaffiyaJauha Isteri @IvaFitria tinggal di @DesaPonjong Gunungkidul Yogyakarta Co. Founder NGONOO.com

Related Post

Satu pemikiran pada “Merawat Akar di nDalem Sekarsuli: Cerita Hangat Syawalan Trah Bani Setro Rejo Jogja”

  1. Selamat merayakan Syawalan kanggo seluruh keluarga besar Bani Setro Rejo. Seneng banget rasane iso kumpul bareng meneh. Mugi-mugi silaturahmi iki tetep terjaga, tansah rukun, lan paring keberkahan kanggo kito sedoyo. Pokoke, Bani Setro Rejo pancen ngeten👍👍, koyo sambel bawange..😁

    Balas

Tinggalkan komentar