Petak Sawah

By

Jauhari

28 Oktober 2021, 15:40 WIB

Seperti yang kalian liat, Nurudin Jauhari personal journal ini menggunakan Theme Petak Sawah, dan karena dulu masih ada beberapa bugs yang mana akan tidak nyaman ketika di rilis publik, maka rencana released di akhir 2009 terpaksa saya batalkan. Dan akhirnya di awal bulan May 2010 ini rencana ini kesampaian juga.

Petak Sawah adalah tema saya yang KESEKIAN, dan juga kesekian kalinya juga menggunakan 960.gs framework. Harapan saya tema bergaya majalah dengan feature yang oke punya (bagi saya) bisa bermanfaat bagi orang lain, ketika saya putuskan untuk merilisnya secara gratis.

Petak Sawah Screen shot
Petak Sawah Screen shot

Semoga langkah ini akan semakin memacu andrenalin saya untuk bisa FOKUS dan selalu merelease tema tema baru yang lebih beragam. Karena dibelakang sana, saya juga ada out going project dengan Firman Firdaus, sebuah theme gratis juga, tapi saya fokuskan untuk WordPress 3.0, sebenarnya pengerjaan sudah 90% jalan tapi belum juga kami bisa finishing.. karena ngemong anak ada keasikan tersendiri

Jadi ada apa di Petak Sawah? terus terang saya masih ber eksperimen sana sini, kami mencoba integrasi dengan widget, recent post with thumbnail, Recent Comment with Gravatar, TimThumb, Flickr dan Twitter widget, CUFON dan macam macam. Jadi langsung saja SEDOT Petak Sawah dan segala feedback akan sangat kami nantikan

semoga bermanfaat dan maaf segala khilaf… Wa’alaikum salaam wa rahmatullah wabarakatuh ;)

Author Image

Author

Jauhari

Abu @YashfaJauhar @ShaffiyaJauha Isteri @IvaFitria tinggal di @DesaPonjong Gunungkidul Yogyakarta Co. Founder NGONOO.com

Related Post

Satu pemikiran pada “Petak Sawah”

  1. Mantap,kang.Sakjane aku wis mantep nggawe theme “gunung kidul”. tapi koyoke gaya majalah iki ngelingno aku nang theme “pemuda”…:) (dance) Mek cara nambah ads banner re kepriwe? ming iso mlebu papat banner thok yo? Sukses kanggo awakmu,kang.

    Balas
  2. Ping-balik: raiderhost
  3. Ping-balik: jauhari
  4. Ping-balik: Nurudin Jauhari

Tinggalkan komentar