Terapi Berfikir Positif

Sejak Kecil, olahraga favorit saya adalah sepakbola, apa saja saya jadikan bola saat itu, dan setiap ada waktu saya dan konco-konco lawas selalu sempatkan main bola, entah di pekarangan tetangga atau di lapangan desa ponjong. Saat itu televisi belum seperti sampah seperti kita lihat sekarang (maksud saya sebut sampah karena sangat banyaknya, jadi mirip sampah bukan? :D ) Jadi saya tidak punya team favorit, hanya pemain favorit, itu saja hanya Kang Supri, Kang Warto, Kang Tono dan Kang Maksum ini adalah JAGOAN LOKAL desa Ponjong

Kami tak kenal Siapa StrikerĀ  manchester united, liverpool, barcelona apalagi inter milan, kami hanya kenal nama nama bule seperti Maradona, Pele, Johan Cruif dan Klisman dan Frans Beckbaur (bener ndak nulisnya) itu hanya karena ada Piala Dunia yang di tayangkan di Tipi Sejuta Umat (TVRI)

Bermain Bola & Terapi Berfikir Positip

Hubungan diatas dengan terapi berfikir positif karena saya sering sekali mengalami hal yang saya sebut tidak masuk akal. Hal tersebut adalah ketika saya bermain dengan temen temen yang sudah biasa kami bertemu saya bisa bermain lepas dan tanpa hambatan, aksi gaya pele bisa saya lakukan :D tapi dan herannya ketika bermain dengan team asing atau dengan komunitas lebih besar (dengan team di desa ponjong), kemampuan saya ini seperti OFF tidak mau menyala, sifat ini ternyata karena saya terlalu negatif thingking terhadap diri sendiri, sikap bahwa saya kurang mampu bersaing, takut dan lain sebagainya… sifat inilah yang menyebabkan kemampuan tidak bisa keluar 100%.

Ketika saya bermain untuk team Sekolah Muhammadiyah 3 Yogyakarta dan maupun Team Sepakbola Elektro Universitas Muhammadiyah Malang kami terbukti bisa menyesuaikan diri, Dus itupun ketika bermain untuk Kantor Lama, saya tetep bisa bermain lepas, Tapi ketika bermain lagi di lapangan desa ponjong, kemampuan saya seperti hilang tanpa bekas lagi.

Ternyata secara tidak sadar, alam bawah sadar saya telah membuat suatu pikiran, kalau saya bermain di rumah, saya tidak bisa saya kurang mampu. Itulah yang menyebabkan kemampuan alami tidak keluar. Hal ini baru baru saja saya sadari setelah membaca buku karya Dr. Ibrahim Elfiky, seorang motivator muslim asal Kanada. Dari tulisan tulisan yang saya baca, perlunya kita terapi berfikir positif, agar kita bisa selalu menampilkan yang terbaik dari diri kita, dan membuang pikiran negatif, karena berdasar buku ini, baik atau negatif suatu keadaan tergantung alam pikiran kita mengolahnya… kita bisa menjadi pecundang atau pemenang tergantung pikiran kita.

Ingat ingatlah selalu untuk bisa mem filter segala SPAM PIKIRAN (negatif thinking) dan segera menggantinya dengan positif thinking agar hidup kita bermanfaat, setidaknya bermanfaat bagi diri sendiri dan tidak menambah beban orang lain…..

No Comments on "Terapi Berfikir Positif"


  1. (+)Thinking (yahoo) = Hati(+)Kaya dan Sehat (heart) , (-)Thinking (tears) = Hati(+)Miskin dan Gersang.

    Reply

  2. (banana_rock) (banana_rock)

    Positif tinking dan negatif tinking sama saja:
    Saya disini akan membahas tentang perbedaan positif tingking dan negatif tingking, positif tingking merupakan sebuah pemikiran yang melibatkan semua unsur pikiran dan persaaan yang di olah dengan berbagai pikiran ulang, sehingga menjadi sebuah pemikiran yang positif, sedangkan pemikiran yang negatif merupakan sebuah ilustrasi yang menghayati sebuah kejadian yang langsung memberikan efek kepada pikiran kita bahwa hal yang akan terjadi kepada tingkah laku kita tidak sesuai dengan harapan yang kita inginkan,biasanya ciri orang yang negatif tingking adalah orang yang hidupnya slalu ingin di perhtikan oleh orang lain, dan wawasan bergaulnya kurang.

    tp-tp buatb pembaca artikel ini agar slalu berpikiran positip :
    1. Banyak kita melihat kejadian-kejadian yang menurut kita tidak mustahil,,,contonya melihat orang bisa membuat gedung yang tinggi, kapal bisa terbang dan motor bisa lompat dengan cepat> (dance) , pasa kenyataannya kita sering menjumpai orang-orang yang kurang memahami tentang masalah-masalah yang menimpa dirinya sendiri.

    Reply


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *