Hunaifa Mursyida

naufalGadis Kecil berjiwa lurus yang memberi petunjuk, itulah ES EM ES dari Mbah Dipo, sang maestro dari Pitutur.net Anak kelima seorang perempuan seorang warga baru di keluarga simbah.

Semoga anak simbah bisa jadi Generasi penerus. Bahkan simbah sendiri menulis dengan indahnya di Postingan di Blog beliau. Saya akan Copas yang saya anggap perlu bagi saya khususnya…

Dan sebagaimana doa-doa simbah terdahulu terhadap anak simbah, semua simbah harapkan akan menjadi manusia yang menjadi sebab diturunkannya hidayah dan rahmat bagi seluruh alam. Harapan simbah tak berlebihan. Karena anak adalah “Kemungkinan Tak Terbatas”. Tak ada yang menyangka jabang bayi yang lemah dan mewekan itu setelah dewasa ternyata ada yang tumbuh dan berkembang menjadi pribadi semacam Hitler atau Fir’aun. Dan juga tak ada yang menyangka, jabang bayi yatim di tanah Mekkah beberapa abad yang lalu ternyata setelah dewasa menjadi orang yang namanya paling banyak disebut di dunia, yakni Baginda Nabi Muhammad saw.

Simbah gak tahu anak-anak simbah nantinya menjadi bagaimana. Tapi simbah sangat berpegang pada hukum Allah yang mendasari keputusan takdir, yakni hukum sebab akibat. Maka simbah usahakan simbah membuat sebab-sebab yang baik pada diri anak-anak simbah. Semoga dengan memulai sebab-sebab yang baik secara maksimal, Allah turunkan akibat yang baik pada anak-anak simbah.

Memiliki 5 anak memang bukan hal yang ringan. Beberapa teman sejawat simbah bahkan ketar-ketir melihat simbah. Ha wong dia beranak satu saja sudah ngetung-ngetung berapa jumlah duit yang dia butuhkan buat mewujudkan anaknya menjadi orang yang sukses. Dia sebut angka sampai sekian “M”. Lha kalo lima anak wah… lima kali sekian “M”. Busyet dah, kata dia.

Anak tidak mengurangi rejeki orang tua dan juga tidak menambahnya. Anak membawa rejekinya sendiri. Kalaupun orang tua seperti ketambahan rejeki, itu hanya ’seperti’ saja. Hakikatnya, itu adalah rejeki anak yang memang Allah titipkan lewat orang tuanya.

ahsan

smile

Bagi yang belum menikah, selamat mencari pendamping hidup dan bikin anak!

No Comments on "Hunaifa Mursyida"


  1. aduh punya anak dua aja dah gak karu2an ni, rumah kayak kapal pecah, tiap hari berangkat ke kantor sambil misuh2 karena takut ketinggalan jemputan :”>

    Reply

  2. mengelola rejeki dengan baik dan benar …
    hmmmm … i love this post …

    rejeki itu tanpa batas, dari Allah, dan harus dikelola dan disyukuri serta diikhlaskan, maka seberapa mampu kita memanfaatkannya akan dapat membawa kebahagiaan …

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *