Coda

Coda.png

Ada beberapa alasan saya pindah haluan bin migrasi dari jendela ke keluarga buah-buahan. Sebagian besar dikarenakan produk buah buahan ini lebih bandel, desain mantap dan juga feature yang sempurna untuk saat ini dan sesuai dengan kebutuhan saya.

Selain alasan itu, menggunakan keluarga buah-buahan ini adalah migrasi saya secara spiritual, karena saya tau selama menggunakan produk jendela hampir 100% software yang saya gunakan adalah produk dari dunia hitam. Atau setidaknya produk yang putih dan karena begitu mahal dan mudahnya saya mendapatkan versi dunia hitamm, secara tidak langsung menambah daftar bajakan di jendela saya. Akhirnya itikad baik saya canangkan dalam hati. Kalau saya harus berubah, dengan merubah apa yang biasa saya pake dari jendela ke keluarga buah-buahan dan pilihan saya jatuh kepada MacBook Pro.

Apa dengan menggunakan keluarga buah-buahan saya 100% legal? tidak juga, tapi setidaknya saya sudah mencoba dengan Mac OS X Leopardnya yang sudah legal dan juga iLife 08nya. Hanya itu? tentu tidak. Walau saya akui, masih ada beberapa yang nyrempet dunia hitam tapi saya sudah mulai menguranginya. Kemaren waktu ada promo Macheist.com saya juga sudah ikut serta, yaa itung itung beli dapat diskon gitu.

Dan langkah pertama setelah pindah ke keluarga buah-buahan ini adalah mencari editor yang pas untuk mesin ini. Sebenarnya banyak sekali editor bawaan dari buah yang kemakan separo ini mulai dari TextEdit, Vi, dan masih banyak lagi. Sedangkan versi gratis ada TextWangler dan lain lain.

Kalau Editor berbayar ada BBEdit, TextMate dan Coda, untuk poin terakhir ini saya baca di review review lumayan mantep. Featurenya keren, integrasi FTP, Editor, Code Hint, Terminal dan masih banyak lagi. Sebenarnya BBEdit pun cukup bagus, TextMate juga bahkan ada yang nyebut the best tuh TextMate, saya juga sempat menggunakan versi Dunia Hitam bahkan untuk ngeblog. Tapi kembali ke faktor manusianya, karena setiap orang punya rasa berbeda tiap editor.

Coda

Demi mewujudkan mesin yang bersih dari dunia hitam, akhirnya saya beli juga ini editor. Setelah sebelumnya saya kena racun dari orang ini. Dan beliaunya sangat bangga dengan tools ini, karna kata beliau ini adalah software pertama yang secara LEGAL dia beli :D

Sebelum saya memutuskan membeli, saya terlebih dahulu mencoba juga si Coda dan mulai TUNE IN dengan tools ini, cuma ada kendala waktu akses server SFTP selalu error. Akhirnya setelah konsultasi dengan orang kuwait ini kesimpulan sementara karena Coda yang dipake versi CRACK jadi ada yang tidak sempurna :D ya udah.. mungkin ini saatnya saya TOBAT dan dengan mengucap bismillah saya purchase juga ini editor dan setelah download dan aktivasikan. Akhirnya akses ke SFTP server saya berjalan dengan LANCAR bin Jaya… wuih mantep. Sempurna!!!

Mengenai featurenya apa aja, bisa dicek diwebsitenya coda aja.

No Comments on "Coda"









  1. cak, mantap kan?
    huehehe…

    Aku juga lagi berusaha untuk dapetin yg legal2 aja.
    Target selanjutnya siih beli fireworks…. :D

    cuma masih mahal, $300… :D

    eh, ini rahasia…
    sebenernya codanya itu aku gag beli. tapi dibeliin client… :P

    hihihi… :D

    Reply

  2. Wah sudah profesional berarti kalo sampe text editor aja beli. Kalo cuma penghobi seperti aku, yang gratisan udah lebih dari cukup.

    Reply

  3. :D wakz, gitu yah, “keluarga buah-buahan”-nya diekspos terus, dibahas terus, btw udah berapa yah postingan “keluarga buah-buahan” :p

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *