Warung Sedulur

Hidup Untuk Makan
Hidup Untuk Makan

Adik saya Faiz Himmawan salah satu adik saya yang tinggal di daerah Janti Yogyakarta ini merupakan pebisnis yang cukup giat. Setelah cukup sukses dengan merambah bisnis laundry di daerah janti dengan bendera Grenti Laundry. Mas Faiz Himmawan mencoba melebarkan sayap ke bisnis makanan dengan bendera Warung Sedulur.

Warung Sedulur yang buka mulai sore hari sampai dengan selesai ini beroperasi di Sebelah Barat UPN Yogyakarta masuk ke selatan kira2 50 meter. Menu menu yang disajikan cukup cocok untuk makan malam. Mulai dari Nasi Goreng, Mie Goreng, Mie Godong, Nasi Goreng Magelangan hingga Cap Jay disajikan disini.

Harga yang ditawarkan oleh Warung Sedulur ini juga tergolong tepat dan pas di kantong para mahasiswa. Dengan harga rata2 IDR 6.000 kita sudah bisa menikmati berbagai menu diatas. Saya sendiri telah mencoba menikmati Nasi Goreng Sedulur ini. Rasanya mak nyuzz dengan paduan berbagai macam bumbu yang tepat. Yang membuat kami merekomendasikan Warung Sedulur ini adalah harga dan juga porsi yang disajikan. Untuk kalangan Mahasiswa dan pekerja keras. Warung Sedulur adalah opsi yang tepat.

Yang menarik, mas Faiz Himmawan menerapkan sistem bagi hasil dengan pengelola warung ini. Dengan total modal sekitar IDR 2.250.000 Warung Sedulur sudah bisa beroperasi. Sistem bagi hasil yang kami maksud disini. Mas Faiz Himmawan hanya mematok bagi hasil 10% dari total modal yang digelontorkan. Jadi berapapun hasilnya mas Faiz Himmawan cukup mengambil 10%….

Semoga Bisnis mas Faiz Himmawan ini bisa langgeng dan menuai kesuksesan seperti yang lainnya.

Sumber gambar disini http://www.flickr.com/photos/altemark/142649790/

0 thoughts on “Warung Sedulur

  1. Pingback: Nurudin Jauhari
  2. Ya di tempat aslinya Purwokerto dan sekitarnya mendoan tidak hanya untuk cemilan tetapi juga lauk…..Mendoan memakai tempe khusus yang lebar dan sangat tipis hingga tidak perlu diiris. ….Mendoan sendiri berasal dari kata mendo yang adalah bahasa..Banyumas dialek yang dipakai di kawasan Purwokerto adalah Bahasa Jawa..Banyumas yang terkenal medok yang artinya setengah matang. Mendoan yang digoreng kering..menjadi penganan baru juga khas Purwokerto yaitu kripik tempe…Seperti mendoan kripik tempe ini dibuat dari tempe khusus yang lebar..dan tipis itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *