ID-JAUHARI

Saya, Kamu, Kita dan Mereka
WordPress Republik

Nurudin Jauhari adalah saya, aseli Ponjong Gunungkidul, Pernah tinggal di JL. Babaran 48A Yogyakarta. Sejak 1998 merantau ke Malang dan tetap di Malang sampai sekarang bersama seorang istri(Iva Fitria).

Saya mulai nge-Blog sekitar tahun 2004 dan bisa anda liat di arsip saya, walaupun sempat ada yang hilang karena ada beberapa kesalahan waktu migrasi server. Jika ingin kontak saya? silahkan sahaja, baik untuk bisnis maupun curhat ^_*
Selamat datang di dunia Saya, Kamu, Kita dan Mereka.



03.29

2008

Cara Memisahkan Pingbacks/Trackbacks dengan Komentar

Diakui atau belum di akui, WordPress merupakan mesin blog yang handal, mudah, murah, dukungan komunitas yang besar, codex lengkap dan lain sebagainya. Kalau kita mau kembali menengok kebelakang, WordPress adalah jebolan dari sekolah B2Evolution yang sama Matt ditelorkan menjadi WordPress.

Saya sendiri, menggunakan WordPress sejak versi 0.x, walaupun saya akui WordPress bukanlah mesin blog pertama saya. Tapi semenjak kenal WordPress saya jatuh hati dengan kemudahan, support, php codenya dan lain sebagainya, walaupun bagi dedengkot txp, dengan menggabunngkan kode desain dan php jadi satu merupakan salah satu kekurangan WordPress, tapi bagi saya justru merupakan kelebihan WordPress ;)

Seperti Tagline WordPress: Kode Adalah Puisi, cukup nyaman bagi saya untuk mengotak atik dan menambah/menguranginya. Hasilnya beberapa tema wordpress gratis yang bisa sampean unduh.

Kali ini saya akan mengupas sedikit dan banyak, teknik memisahkan Trackbacks/Pingbacks dengan Komentar, seperti kita tau, default dari komentar WordPress dan Trackback dijadikan satu sehingga sering sekali tumpang tindih. Tujuannya memisahkan ini apa? Bagi saya tujuan ini untuk memudahkan reader lebih mudah mengetahui, kalau komen yang sudah ini termasuk murni komentar atau hanya berupa lacak balik. Tujuan lainnya? Ya silahkan ditanyakan langsung kepada blogger yang memisahkan tersebut. Karena apa yang saya sebutkan tadi cuma persangkaan aja :D *mbulet polll*

lanjut →

11.20

2007

TextPattern vs WordPress

Sebagai seorang designer bukan programer seperti saya ini, seringkali dihadapkan pada pilihan-pilihan akan system apa yang akan digunakan untuk calon clientnya. Karena seperti kita tau, sekarang ribuan Open Source CMS Gratis beredar di Internet dan tentunya dengan keunikan yang berbeda beda. Walaupun kita sering dihadapkan pada CMS atau Blogging Engine yang mirip atau serupa tapi tak sama.

Ketika hal itu muncul, semua kembali ke designer bukan programer yang bersangkutan serta moodnya :D Kok bisa mood? Karena terkadang, sebagai seorang designer bukan programer seperti saya ini, lain waktu suka dengan Blogging Engine A, Lain hari suka dengan Blogging Engine B dan begitu seterusnya, walaupun tidak menutup kemungkinan ada beberapa system yang dijadikan MAIN TARGET dikarenakan banyak faktor. Saya sendiri membagi 2 faktor. Faktor Ekternal dan Internal.

Faktor Ekternal

  • Dukungan Pengembang
  • Dukungan Komunitas
  • Dukungan Pihak Ketiga (biasanya berupa plugin)
  • Keingininan Client itu sendiri

Faktor Internal

  • Suasana dan Mood
  • Kebiasaan
  • Budaya
  • Kemauan
  • dan lain lain

Setelah kita bisa menentukan baik tidaknya suatu CMS/Blogging Engine yang akan kita gunakan. Barulah tahap mendesain akan lebih mudah.

Kapan TextPattern Kapan WordPress?

Jawaban inipun bisa sangat beragam, kalau secara saya untuk client yang membutuhkan blogs dan tidak kurang dan lebih, penggunaan WordPress saya rasa sudah lebih dari cukup. Sedangkan penggunaan TextPattern selama ini biasa saya gunakan untuk company profile suatu perusahaan atau biasa saya gunakan untuk semi news yang sifatnya tidak begitu perlu umpan balik dari netter. Walaupun TextPatternpun sangat handal untuk mesin blogs, seperti masku yang satu ini yang mempunya Jargon TextPattern or Die! :D

Penutup

Tulisan saya kali ini bukannya untuk mengadu domba dua mesin blogs tersebut dan mengesampingkan mesin yang lain, akan tetapi hanya sebagai gambaran saja.. bahwa seringkali seorang designer bukan programer di hadapkan dilema sesaat ;)

Di dunia Open Source banyak sekali CMS yang cukup Mumpuni selain kedua itu, sebut saja ada b2evolution, Nucleus, MovableType, Expression Engine atau yang lebih lengkap sekelas Joomla!, Drupal dan kawan kawan, silahkan Browse aja di Open Source CMS untuk test satu persatu.