Cara Setting WordPress Auto Updates tanpa FTP/SFTP

Cara Setting WordPress Auto Updates tanpa FTP/SFTP.  Kenapa? Karena suatu hal kadang kala seting di Server membuat kita atau pengguna WordPress tidak bisa se enaaknya Auto Update.

Tiba2 ketika coba update plugin atau wordpress atau themes dapat pesan suruh masukkan USERNAME, PASSWORD dari akses FTP/SFTP kita… apa nggak sakit itu?

Sakitnya menemukan pesan FTP di WordPress
Sakitnya menemukan pesan FTP di WordPress

Continue reading “Cara Setting WordPress Auto Updates tanpa FTP/SFTP”

Terima Kasih Telah Bersamaku ~ Selalu

Jangan dikira bahwa tulisan yang kami angkat kali ini akan “menye-menye” atau Melankonis Kas Pilem India. Penuh Romantika dan juga Drama tiada akhir.

Jangan sekali-kali berharap bahwa Sedih dengan Lagu, Bahagia dengan Lagu. Saya tidak akan membahas hal2 ber konsep India begitu.

Koh Afit (@AfitHusni atau @LifeHCKS) Bloggger Idolaku itu pernah mengatakan awal-awal sebelum kenal saya dulu (maksudnya beliau tau, dari karya2ku) dia fikir saya orang India. Jauhari. Continue reading “Terima Kasih Telah Bersamaku ~ Selalu”

Cara Memasang Iklan ditengah Postingan WordPress

Sinau WordPress; Akhirnya setelah berabad-abad tidak mbahas WordPress saya iseng lagi bikin tulisan tentang Cara Memasang Iklan ditengah Postingan WordPress secara Otomatis.

Alasannya sederhana, seperti yang sudah saya ceritakan di Crito HaPe Jadul. Bahwa Ilmu dan Pengalaman adalah “something” yang lebih nyaman dan Enaak ketika di Share.

Selain itu, Blogger Idola saya Koh @AfitHusni atau @LifeHCKS sedang menanyakan hal serupa. Jadi biar sama-sama Enaak saya tulis saja. Continue reading “Cara Memasang Iklan ditengah Postingan WordPress”

Galau dengan Jetpack nya WordPress.com

Saya adalah Pengguna yang sangat terhadap Jetpack (alamatnya disini) sebuah layanan yang ada di Setiap Blog WordPress.com dan bisa juga di Install di Self Hosted dengan install plugin terlebih dahulu.

Masalah di Blog Nurudin Jauhari ini adalah sepele. Entah sedari kapan, saya tidak bisa lagi menggunakan fitur Publicize, fitur Auto Share ke beberapa layanan seperti Facebook, Twitter, Google+, LinkedIn, Tumblr termasuk Path. Continue reading “Galau dengan Jetpack nya WordPress.com”

Cara Hapus Folder “uploads” WordPress

Sebenarnya saya ini nggak sengaja, entah kenapa setiap Hapus Folder “uploads” dari WordPress di Server selalu gagal. Bahkan sampai saya coba rename dulu baru hapus ternyata tetep gagal. Karena setiap saya Rename dengan

mv uploads uploads_

Tak berselang lama, tiba2 folder uploads di server ada lagi. Ajaib gitu lah. Semacam ada GHOST. Saya mencoba hapus ini lewat cPanel maupun SSH hasilnya tetep sama saja.

Logo WordPress
Logo WordPress

Entah kenapa seperti itu. Bahkan sampai konsultasi virtual dengan @kusaeni dan @terkudeta dan belum menemukan solusinya. Padahal ketika saya teliti, saya coba masuk.. iya masuk2 gitu ke folder uploads semua folder sudah habis, tinggal ada satu folder 2014. Kemudian saya masuk lebih dalam lagi, tinggal menyisakan satu folder 04.. ya Folder 04 adalah bulan April ini. Continue reading “Cara Hapus Folder “uploads” WordPress”

Cara Ribet Menyembunyikan Feature Image WordPress

Ceritanya di Blog saya ini saya lagi main2 #kode WordPress begitu. Yang saya inginkan sebenarnya hanya simpel, nganggur tapi duwikke ora entek kanggo 7 turunan bukan, bukan begitu.. tapi kalau bisa begitu juga ndak apa apa. Okay dilanjut

Jadi gini…

Saya ingin di Child Theme Pribadi dari Twenty Thirteen saya ini hanya akan menampilkan Feature Image ketika Feature Image tesebut memenuhi kriteria yang saya inginkan. Dalam hal ini saya menginginkan feature image saya ini minimal mempunyai ikuran lebar 700px.

Saya sudah Googling dan belum nemu2 #kode yang saya inginkan ini. Cari di Codex, tanya2 Mbah Google belum ketemu. Akhirnya dengan modal COPAS NO JUTSU, saya coba2 gabungan beberapa kode yang ada untuk di Olah sendiri. Dan hasilnya Sakses. Continue reading “Cara Ribet Menyembunyikan Feature Image WordPress”

Download dan Upgrade WordPress 3.7

Barusan kemarin Event WordCamp 2013 di Jogjakarta kelar di gelar. Hari ini sudah dapat kado WordPress 3.7 rilis. Hal yang membuat menarik bagi saya adalah Background Update. WordPress ndak mau kalah dengan iOS 7 yang mempunyai fitur serupa.

WordPress 3.7 Rilis Juga
WordPress 3.7 Rilis Juga

WordPress 3.7 ini juga mempunyai fitur Background Update, jadi orang2 seperti saya yang Update apapun itu tidak perlu klak klik lagi. Selain Backgroud Update, juga ada peningkatan Sistem Pencarian, yaa intinya update2 gitu lah. Monggo segera update!

Lama Ndak Update

Entah karena lama ndak update, baru2 ini masuk ke Dashboard WordPress ada informasi suruh update ke WordPress 3.6.1 Ya udah saya update aja. Konon di WordPress 3.6.1 ini memperbaiki beberapa bugs yang diketemukan di WordPress 3.6.

Berbarengan dengan itu juga, saya sekalian update blog disini. Terakhir kali melakukan penulisan (bahasané rék) adalah Tanggal 22 Juli 2013. Hampir satu bulan setengah ndak ada tulisan baru. Tapi mulai dengan kali ini, saya akan mencoba rutin2 update lagi. Semoga tetap bermakna dihati.

Cara Menambahkan Kategori dan Tags Pada Page/Halaman

Ini tulisan (Cara Menambahkan Kategori dan Tags Pada Page/Halaman) sebenarnya koleksi pribadi dan disadur sana sini, biar ndak lupa saya taruh disini saja. Jadi gini… seperti kita ketahui bersama-sama, Kategori dan Tags itu fitur yang ada pada Post atau Tulisan saja. Dan ketika kita bikin Page atau Halaman, maka fitur ini tidak akan tampil. Terus gimana kalau kita #ngeyel ingin menampilkan fitur tersebut?

Orang WPBeginner telah memberikan solusinya, agar supaya Page/Halaman kita bisa dikasih Tags atau Kategori. Berikut caranya yang ternyata sangat mudah, langkah pertama cukup Install Plugin  Post Tags and Categories for Pages kemudian Aktifkan. Continue reading “Cara Menambahkan Kategori dan Tags Pada Page/Halaman”

Download WordPress 3.5 (Elvin) yang Keren

Jujur saya lupa kapan terakhir membuat Thema Gratis.. mungkin sejak versi 3.1 saya jarang sekali menyentuh untuk membuat Thema WP Baru. Entah kenapa, tapi terlepas dari itu.. saya tetap mengikuti dan rajin KLIK UPDATE setiap ada WordPress baru keluar. Dus demikian dengan WordPress 3.5 ini. Sudah keluar dengan semangat baru dan juga hal2 baru lainnya.

Beberapa hal baru di WordPress 3.5 yang saya tangkap
Penggunaan Media Manager baru, Theme Default Baru, Retina Ready (buat pengguna MBP generasi keren), Lebih Smooth dan juga beberapa API keren buat para pengembang. Pokoe keren :D

Yang menarik, sekarang giliran Elvin yang menjadi KODENAME dari WordPress 3.5 ini, tetap musisi jass. Berposisi sebagai Drummer. Monggo lebih detail tentang Elvin

Download WordPress disini, dan lebih detail tentang fiturnya disini

Cara Membuat dan Mengatur Gallery WordPress

Taukah kalian kalau WordPress sudah ada built in Gallery? Walaupun Gallery WordPress ini terkesan sederhana, akan tetapi jika kita bisa custom sedemikian rupa akan terlihat keren juga. Kali ini saya akan berbagi cara bagaimana membuat dan mengatur Gallery WordPress agar bisa tampil sesuai keinginan kita.

Galeri Boneka Lucu
Galeri Boneka Lucu
Sebelum mulai, kami akan membuat data acak dari gambar/image. Saya ambil contoh saya mempunyai 8 gambar/image yang mana mempunyai ID sebagai berikut

  1. 1234
  2. 1235
  3. 1236
  4. 1237
  5. 1238
  6. 1239
  7. 1300
  8. 1301

Penggunaan Gallery WordPress adalah dengan menggunakan Shortcode. Shortcode adalah code yang nantikan akan diterjemahkan oleh WordPress ketika sudah di render. Format Shortcode adalah [shortcode]

Untuk WordPress Gallery Shortcodenya adalah [gallery]. Gallery Shortcode ini mempunyai beberapa parameter. Diantaranya columns, id, size, order, orderby, include, exclude dan masih banyak lagi.

Seperti sample diatas, saya akan mencoba memanggil 2 Gallery, dimana Gallery Pertama saya taruhkan di Post Page 1 dan Gallery Kedua saya akan taruh di Post Page 2.

Selain itu saya juga akan memanggil Gallery Pertama hanya gambar/image dari 1-4 dan Gallery Kedua hanya 5-8. Berikut adalah kode yang harus saya tuliskan. Gallery pertama dengan dua kolom dan gallery kedua dengan 4.


[gallery include="1234,1235,1236,1237" columns="2"]
<!--nextpage-->
[gallery include="1238,1239,1300,1301" columns="4"]

Dan silahkan di simpan dan lihat hasilnya. Ada parameter yang cukup berguna yaitu size, jika kita ingin yang tampil adalah thumbnail (yang biasanya berukuran 150×150) kita cukup tambahkan size=”thumbnail, walaupun sebenarnya ini adalah size standard.

Cukup mudah kan? Dengan menambahkan fungsi Javascript semacam Lightbox kita bisa membuat Gallery lebih interaktip. :)

Selamat Mencoba.

Sumber Gambar http://www.flickr.com/photos/annethelibrarian/6952136273/