Desire, iPhone 4, Galaxy Nexus, Bold 9900 & Galaxy Note 2

Sebagai generasi Late Adopter, saya ini termasuk yang Orang yang  gonta-ganti Gadget… Seringkali alasan2 klasik kenapa Ganti Gadget adalah hal yang sepele. Sebelum mengenal dunia Smartphone. Saya adalah warga pengguna Siemens (Apa khabarmu Boy) C35. Itupun hasil pemberian Pak Wahono Dosen Pertanian UMM.

Saat itu saya sebenarnya tidak berkeinginan untuk memiliki Media yang bernama HP. Ketika orang2 dan teman2 dan teman temannya teman sudah menggunakannya saya masih lek2an tidak membawa apa2 kemana mana. Kemudian mulai berkenalan dengan Siemens C35 itu. Waktu berjalan demam Smartphone mulai dan saat itu iPhone keluar disusul iPhone 3G kemudian iPhone 3GS. Sampai versi itu saya tidak tertarik sama sekali.

Saya justru jatuh hati dengan Nexus One buatan HTC. Tak berselang lama HTC mengeluarkan varian HTC sendiri (non Google) yang diberi nama HTC Desire.. Baca review sana sini saya kok suka gitu. Akhirnya saya memutuskan membeli secara online di Negeri Electronics. Mengingat di Indonesia belum tau kapan barang ini datang dan faktor harga yang lumayan miring. HTC Desire ini tidak bertahan lama, mungkin 5 bulan. Alasan saya saat itu Boros Baterai tingkat Dewa. Akhirnya HTC Desire saya wariskan dengan #kode tertentu ke Adik Saya. Continue reading “Desire, iPhone 4, Galaxy Nexus, Bold 9900 & Galaxy Note 2”

Aku dan Samsung Android Smartphone

Cerita Warga Ponjong dan Smartphone Samsung Android; Ini adalah sebuah awal dari cerita saya bergelut dalam dunia Samsung (oleh kawan saya sering disebutkan sebagai Samsul). Dulu sekali ketika Samsung terjun ke Dunia Smartphone Android terus terang saya belum ada ketertarikan sama sekali. Bagi saya UI TouchWiz yang Samsung usung terlalu aneh, aneh saya sebutkan disini karena saya pengguna iPhone. Sangat jauh kualitas UI saat itu dibandingkan dengan iPhone saat itu juga.

Ganti Tema Fresh
Ganti Tema Fresh

Itulah mengapa HP Smartphone pertama saya saat itu adalah HTC Desire yang mana hardware yang sekualitas dengan HTC Nexus One (Android Smartphone Google Pertama). HTC Desice dengan Sense UI bagi saya jauh lebih menarik saat itu. Saya menggunakan HTC Desire kurang lebih setengah tahun sebelum akhirnya migrasi ke iPhone 4. Saya beli iPhone 4 via Kaskus dengan seller asal Surabaya. Alasan utama saya dulu pindah dari HTC Desire dikarenakan OS Android saat itu masih belum bisa mengejar kualitas yang iPhone berikan. Selain itu HTC Desire itu bagi saya super boros batere. Continue reading “Aku dan Samsung Android Smartphone”

Review HTC Desire

Hari ini tepat satu bulan HTC Desire menjadi bagian keluarga kami. Dan ini adalah review HP Android HTC Desire yang menjadi keluarga kami. Sebelum kami mulai review produk ini, salah satu statemen yang selalu saya pegang adalah “Jika anda terlanjut tersesat, tersesatlah pada jalur yang Benar” ;)

Dulu, sewaktu Apel Krowak mulai memperkanalkan iPon, ada ketidaknyamanan yang saya tangkap di produk ini, tapi saya tidak bisa menjelaskannya.. hanya merasa tidak nyaman aja. Bahkan ketika kakak ketiga menggunakannya dan saya telah mencobanya juga saya belum maknyus dengan produk ini. Terus terang kalau dibanding dengan HP kebanyakan menu dan juga “tampilannya” lebih menjanjikan. Tapi belum bisa membuat jatuh hati, tidak seperti produk Apel krowak yang lain seperti MacBook Pro, iPod dan lain lain.

HTC Desire Pictures
HTC Desire Picture

Ternyata kenapa tidak bisa jatuh hati, salah satu alasannya adalah ada sesuatu yang kurang dan saya belum bisa menjelaskannya dan adanya Android besutan Google. Duz ketika HTC, perusahaan dibelakang layar dari Google Nexus One merilis HTC Desire, saya merasa terpikat dengan gadget ini. Akhirnya perburuan revew HTC Desire saya lakukan di internet, dan dari berbagai sumber yang saya rangkum akhirnya saya membulatkan tekad untuk membeli gadget ini. Dan berikut Reviewnya

Secara Tampilan dan ukuran, gadget ini tidak jauh beda dengan iPod, tapi ketika menilik jeroan, barulah terdapat berbagai macam perbedaan, seperti kecepatan Prosesor (HTC Desire dibenamkan 1GHz Snapdragon), Ukuran Layar dan Resolusi (Jauh melampui iPon), dari sisi Software, bawaan dari HTC Desire ini adalah Android 2.1 (Eclair) dengan HTC Sense UI (UI dari HTC yang smooth, keren, integrated multiple contact dan banyak lagi).

Dengan HTC Desire, pengguna akun Google seperti dimanjakan, kenapa tidak? Akses GMail yang mantap dan terintegrasi, Google Maps dengan Navigation dan support kompas, Google Buzz dan tentu saja Google Search. Seperti dirumah sendiri lah ;)

Continue reading “Review HTC Desire”

Android 2.2 (Froyo)

Pada event Google I/O 2010 ini, banyak hal baru di perkenalkan sama Raja mesin pencari ini, diantaranya Google TV dan Android 2.2 (Froyo) Dan sekarang saya berani jamin akan banyak sekali android user yang mencoba Download Android 2.2 (Froyo) ini.

Google Android Logo
Google Android Logo

Saya sendiri melihat demonya yang dibawakan Vic Gundrota hasilnya sangat mencengangkan. Browser si Froyo ini bergerak cepat segesit Rossi & Lorenzo dan juga selincah Suzuki Skydrive ;) Pada demo yang bisa kita simak dibawah ini, froyo melibas habis kecepatan browser iPad dan juga Android 2.1 (eClair).
Continue reading “Android 2.2 (Froyo)”

HTC Desire – Keluarga Baru Kami

Sejak masa muda dulu, Apple Krowak dan keluarganya selalu menjadi incaran2 kami, baik itu sisi software maupun hardware. Dus menginjak usia yang ketiga dari MacBook Pro Santa Rosa kami, kami tetap menikmati dan merasa nyaman. Sisi hardware dan software yang mantap membuat pekerjaan lebih nikmat. Selain sisi Software Snow Leopard dan Hardware yang mantap, dukungan dari para penggunapun sangat mantap. Demikian halnya ketika saya memutuskan menggunakan pemutar musik iPod Shuffle yang saya dapatkan dari Kakak Keempat, saya juga sangat sangat menikmatinya.

Hal itu semakin bertambah, ketika Edy Caplang melego iPod Nano hadiahnya… sampai saat ini, gadget ini sebagai pengantar tidur bersama alunan nada dari Kata Hati Istitute ;) Satu satunya gadget dari Apple yang belum saya lirik hanyalan iPon bin iPhone, Gadget ini banyak orang menyebut sangat wah dan wajib punya. Tapi entahlah, saya belum bergerak hati untuk memiliki gadget ini.

Desa Ponjong - HTC Desire
Desa Ponjong - HTC Desire

Kemudian sekitar 1 – 2 Tahun yang lalu, ketika Google merencanakan sebuah Operating Sytem Mobile yang kita kenal dengan Android mulai diperkenalkan, saya mulai ada lirikan jika nantinya akan mempunyai Gadget / HP dengan sistem ini. Wah ternyata harapan itu menjadi kunci suksesi SonyEricsson W660i milik istri yang saya pinjam selama 1 tahun :D

Continue reading “HTC Desire – Keluarga Baru Kami”