Saya Tidak Percaya Telpon sebagai Asisten: Blunder Google (Andy Rubin)

Sepertinya Andy Rubinmengikuti jejak para CEO (Black Berry CEO, Motorola CEO, Sony CEO, Microsoft CEO) yang membuat quote/pernyataan bluder seperti CEO BlackBerry yang mengatakan kalau kita seharusnya menggunakan keyboard fisik bukan touch screen dan tak berapa lama RIM mengeluarkan BlackBerry Touchscreen.

Andy Rubin with Android Phone

Andy Rubin with Android Phone

Kembali ke Andy Rubin pada acara AsiaD di Hong Kong 2001 yang diselenggarakan oleh AllThingsD mengatakan

Saya tidak percaya sebuah telpon sebagai asisten. Telpon adalah alat untuk komunikasi, kamu tidak seharusnya berkomunikasi dengan telpon. Kamu seharusnya berkomunikasi dengan seseorang dilain tempat dengan telpon.

Atau dalam bahasa inggrisnya seperti ini

I don’t believe that your phone should be an assistant. Your phone is a tool for communicating. You shouldn’t be communicating with the phone; you should be communicating with somebody on the other side of the phone.

Sepertinya tidak menunggu lama pernyataan ini akan mendapat tanggapan beragam, bahkan berdasar tangkapan dari pembaca TUAW walaupun sebagian fanboy tapi tidak sedikit yang juga pegguna Android mereka rata2 meengatakan kalau pernyataan Andy Rubin ini konyol.

Seperti tanggapan dari Arnan de Gans yang mengatakan, kenapa Android Phone ada Camera dan Game jika bertujuan hanya untuk komunikasi dengan orang lain?

DanRanda lain lagi, dia memberikan argumen yang lebih panjang dan komplet dan menanyakan bagaimana mungkin Andy Rubin tidak menyukai voice control tapi Google sendiri beberapa aplikasinya menggunannya. Walaupun di akui DanRanda kalau Google juga menelurkan karya hebat seperti Google Search, Google Maps dan Google Mail.

tbasil87 mengatakan kalau Andy Rubin hanya cemburu… :) sedangkan tabaloon mengatakan kalau Andy Rubin butuh terapi akan pernyataannya ini +_+.

Sedangnykan Rob Senn mengatakan kalau Google sering sekali memberikan cap negatip terhadap produk yang belum diimplimentasikan oleh Google, dia mengambil contoh fitur Pinch to Zoom. Google mengatakan kalau satu jari lebih baik. Tapi apa yang kemudian terjadi, ketika Android sudah mendukung fitur itu akhirnya diimplementasikan juga firunya…

Dan masih banyak komentar sejenis di TUAW. Silahkan menuju tautan artikelnya aja untuk lebih jelasnya…

Tapi terlepas dari pernyataan Andy Rubin diatas, Andy Rubin juga respek dengan teknologi yang diperkenalkan Apple ini dengan memberikan pernyataan

In projecting the future, I think Apple did a good job of figuring out when the technology was ready to be consumer-grade

Jadi bagaimana menurut anda? Kalau saya sendiri “NO COMMENT for PUBLIC”. Yang lebih penting lagi Teknologi itu untuk dinikmati bukan untuk diperdebatkan… Toh saya masih sebatas pemakai belum menjadi developer.. Jadi yang terbaik dan baik saya pakai… gitu aja kok repooot.

Profil Andy Rubin di Wikipedia, Photo sumber dari Joi Flickr

11 Comments

  1. Masih inget gak film Time Trax? Itu lho..yang jagoannya si Darien Lambert (Dale Midkiff) seorang polisi masa depan yang mengejar para penjahat yang lari ke masa lampau. Selama dalam bertugas, Lambert selalu ditemani oleh “wanita hologram super cerdas” bernama Selma (Elizabeth Alexander)…..would SIRI be that Selma?…let’s see. It’s about time!

  2. kapan ya blog saya punya rating seperti agan..salam kenal gan

  3. ngga apa apa mas kalau mau ikut ikutan berdebat future teknologi, kalau ide yang dibesarkan dengan perdebatan nanti kelihatan agak matang kan siapa tahu ada yang serius mau beli, hehe

  4. Saya masih bingung baca tulisan ini :D

  5. Kalau buat telepon saja, sih masih banyak HP bermerek yang sekarang masih beredar di pasaran. Saya kaau buat telepon pakai HP N….a yang spesifikasinya paling murah. bisa tahan 1 minggu lebih buat standbay, kalau talk time sering bisa 3 harian. Nah kalau HP data baru pakai yg qwerty. alat kesehatan | medical equipment supplies

  6. Rasanya ingin kembali menggunakan hp jadul yang ringan dan gak panas dari pada qwerty begini. Toh seringnya hanya buat telpon. :)

  7. Seperti teknologi yg sudah digunakan Apple, Siri juga bukan teknologi yg baru2 amat. Tapi cuma Apple yg bisa mengemasnya menjadi menarik dan lebih canggih. :)

  8. sama juga lah mas, aku juga ndak mau comment, wong masih sebatas konsumen, he he … ntah kapan jadi developer…

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. We Share Everything
  2. Bukik
  3. Mc Retmono Adi

Leave a comment

Your email address will not be published.


*