RSUI Kustati Solo: Sebuah Catatan

Kami atau bisa dibilang keluarga besar kami dari Trah Bani Parto Taruno sudah beberapa kali berobat baik itu menginap maupun obat jalan di RSUI Kustati Solo ini.

image

Bagi keluarga Trah Bani Parto Taruno RSUI Kustati Solo cukup terkenal cukup baik dalam penanganan hal2 yang berhubungan dengan kecelakaan Patah tulang, keseleo berat dan penyakit sejenisnya. Kebanyakan Pak Lik dan Bu Lik cukup puas dengan layanan yang diberikan.

Akan tetapi ada beberapa catatan yang perlu kami sampaikan mengenai RSUI Kustati Solo ini dan berikut diantaranya

Sistem Administrasi: Yang terkesan amburadul dan lamban. Saya tidak tahu kenapa Rumah Sakit yang mempunyai pasien yang tidak sedikit dan bahkan beberapa dan luar kota (bersamaan dengan kami ini ada juga pasien dari Bandung, Kalimantan, Magetan dan lain2). Kenapa RSUI Kustati ini masih mempertahankan dengan sistem administrasi manual. Hal ini mengakibatkan beberapa hal yang berhubungan dengan hal ini menjadi lambat dan melelahkan baik dari fihak perawat maupun pasien.

Sistem Keuangan: yang juga masih manual menjadi imbas yang tidak baik bagi konsumen atau pasien.  Ini dialami beberapa kali oleh keluarga besar kami. Dan bahkan yang terakhir kami juga ikut terlibat karena ikut menunggu hingga proses selesai.

image

Bisa dibayangkan bagaimana kami harus menanti administrasi dan keuangan lebih dari 4 jam. Tentunya ini tidak baik kalau segera tidak segera dibenahi. Ada pasien dari Bandung yang mana anaknya masih kecil dan menggunakan Kursi Roda dan saat itu dalam keadaan lemah harus menunggu cukup lama hingga proses keuangan ini selesai dan bisa segera pulang ke Kota Bandung.

Dan ternyata yang mengalami lambannya sistem administrasi dan keuangan ini tidak hanya keluarga kami. Hampir semua pasien yang kebetulan bersamaan dengan kami mengalami hal yang sama.

Koneksi Internet: Walaupun Sudah ada WiFi tapi kecepatan masih cukup memprihatinkan dan kurang nyaman sebagai tempat untuk menjelajah informasi disini.

Terlepas dari itu, satu catatan khusus mengenai RSUI Kustati ini adalah Sistem Parkir yang jauh lebih nyaman dibandingkan ketika saya datang sekitar 1-2 tahun yang lalu. Walaupun belum bisa dibilang lega, tapi tempat parkir saat ini jauh lebih nyaman dibandingkan dahulu.

Semoga kedepannya segala kekurangan ini bisa terpenuhi sehingga RSUI Kustati masih dipercaya pasien. Sekali lagi semoga akan ada perbaikan kedepannya sehingga pasien akan puas.

13 thoughts on “RSUI Kustati Solo: Sebuah Catatan

  1. Anak q baru sminggu kluar dr sana. Prtama cm priksa krn panas,jadina hrs opname 5 hr pakai ct scan sgala. Padahal anak q br 4 bln umurna,ttangga q d Jkt yg brumur <1 th aj gk blh d ct scan krn efek smping na.. Krn qta awam n dtakut2 ni dng pnyakit yg brbahaya y qta ikut sj. 5 hr dsitu cm dturunkn pnas na doang. Hasil ct scan katana otak anak q ada cairan yg tdk smestina,tp aq bawa kdokter ln yg bs baca ct scan katana otak anak q baik2 sj atau normal. 1 lg yg mngecewakn,hp q hilang diambil org d bangsal anak q,pdhal 1 ruang cm brisi 1 pasien. Ckup skali ini,ln x aq pakai rs ln yg lbih mementingkn kmanusiaan n keamanan.

  2. Senadyan kula tiyang Solo (Sukoharjo) lan nate mlebet rumah sakit Kustati, ndherek bela sungkawa mas menawi keadaanipun taksih kados jaman bahola punika (halah). Apa RS Kustati belum terstandar internasional ya bang?

  3. Kadang kita tidak bisa berbuat apa-apa karena mereka yang dirumah sakit itu seolah-olah lebih berkuasa daripada kita. Tapi semua pasti ada hikmahnya, pagi pegawai rumah sakit yg pelayanannya kurang suatu saat juga mereka menerima pelayanan yg sama seperti dia melakukannya kepada orang lain. salam perubahan!

  4. penanganan masalah admininistrasi berbanding lurus dgn kompleksitas tindakan medis pasien dan kondisi sistem yg berjalan.

    biasanya pasien rawat inap membutuhkan wkt yg lebih lama dibandingkan pasien rawat jalan utk pengurusan adm.

    namun jika memang sering terjadi kelambatan penangan adminstrasi yg ‘berlebihan’ maka sebaiknya pihak rs perlu merubah kembali sistem yg ada.

  5. RSU kustati pada saat masih di solo saya pernah beberapa kali kesana, secara pelayanan cukup baik dan dulu santun-santun sekali. tapi kalau updatenya masih manual sangat disayangkan. karena daerah saya yang di karanganyar saja masih sering yang merekomendasikan ke kustati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *