Pindah Kerja Dimana?

Bekerja cerdas
Bekerja cerdas

Itulah sebagian besar pertanyaan yang kemarin 13/02/2009 terima dari upacara pamitan di Kantor Tempat Saya bekerja yang saya beri kado yang indah. Sebagian besar bertanya saya diterima kerja dimana dan alasan klasik kenapa saya keluar. Apa ada masalah dengan kantor dan lain sebagainya.

Jawaban umum saya seperti ini, Ingin jadi Entrepreneur/Wiraswasta menjadi TDA Mumpuni ;) Dan ketika jawaban ini saya lontarkan hanya beberapa yang langsung meng amini. Sebagian besar mempertanyakan keputusan saya dan ketidak percayaan dengan keputusan saya yang pindah kuadran ini. Tapi itulah, fenomena di negeri ini. Penempaan di jenjang pendidikan yang sebagian besar bereseting dan diseting untuk jadi HARD WORKER membuat pemikiran aneh ketika ada yang mencoba menjadi Entrepreneur.

Merubah MINDSET atau POLA PIKIR tidaklah mudah, apalagi jika MINDSET itu sudah terpatri lebih dari 10th. Butuh suatu daya juang agar bisa menerima pemikiran baru ini. Untungnya hal ini tidak terjadi pada Istri saya, sejak saya menikah saya sudah mewanti wanti kalau saya tidak ingin selamanya menjadi orang gajian. Saya ingin bisa ikut serta mendidik dan melihat Yashfa tumbuh menjadi Jagoan.

Tetap fokus
Tetap fokus

Saya tidak berfikir bahwa menjadi seorang karwayan adalah keputusan jelek, tapi bagi saya keputusan yang terlalu cari aman. Bagi saya orang yang mencari aman akan sulit untuk maju, akan sulit untuk berubah dan ketika ada banjir perubahan biasanya orang orang seperti ini teriak teriak dengan menyalahkan keadaan. Dus karena itu saya mencoba mengikuti jejak langkah para jagoan. Untuk terjun di dunia yang bagi sahabat saya lebih luas dan lebih indah :D

Apapun itu, saya merasa bahagia mengambil keputusan ini dan saya harap pembelajaran selama saya menjadi seorang karyawan akan mendidik saya untuk bisa berbuat lebih dan lebih indah ketika saya meninggalkan zona aman ini. Walaupun terus terang ketika saya menjadi karyawan, zona aman yang saya idam idamkan SANGAT JAUH dari kenyataan *peace*

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Semoga Langkah saya untuk menjadi seorang Entrepreneur yang membumi bisa memacu teman teman teman dan teman teman teman serta saudaraku untuk maju

No Comments on "Pindah Kerja Dimana?"



  1. Good Luck Akhii.. syalut untuk sebuah prinsip yang hebat. Gak pakai kata untuk mengetahui isi hati dan gak pakai harta untuk mengetahui isi dunia. Selamat Datang Entrepreneur sejati, Entrepreneur berakhlak dan bependirian teguh. Bahagianya yashfa punya Abi seperti njenengan.

    Reply

  2. Akhirnya, it’s about time hehe.
    Congrats dan keep fighting karena bakal banyak aral melintang tapi kalau tetap semangat & berdoa insya Allah pasti bisa dilewati.

    Reply

  3. Perjalanan baru saja dimulai. Selamat menikmati pemandangan indah, tikungan tajam dan berkelok, jurang yang dalam. Selamat menikmati dan jangan lupa ceritakan ke temen2 perjalananmu ini

    Reply

    1. Terima kasih Mas Dhika, anda salah satu motivator dan tempat kaki saya melangkah pada awal awalnya dan sampai saat ini tetap menjadi INVISIBLE MENTOR saya :D

      Reply

  4. Satria satu ini adl. orang yg pertama kali menjuluki diriku…”Datang sblm matahari terbit, pulang stlh matahari terbenam” he..he..he..

    Tapi smua itu tinggal kenangan ya Udin… O ya ta kasi hadiah ni:
    “SEMUANYA INDAH PADA WAKTUNYA”
    dan saat inilah saat yg terindah buatmu Din..

    Sayangnya dlm kamusku ga ada istilah perpisahan..jadi aku “emoh” mbok pamiti…sekali kenal ya kenal terus. Masih ingat tho dgn kultur ruanganku…
    ga pake “semoga” tapi SUKSES Din…

    Reply

    1. Setuju Pakde, walaupun demikian saya tetap salut pada sampean ini. Bagi saya FAKTOR INTERNAL lebih penting di BANDING FAKTOR EXTERNAL, ketika kita bisa menguasai FAKTOR INTERNAL.. faktor faktor lain hanyalah debu yang mudah di singkirkan ;)

      Reply

  5. sukses selalu mas, jadi seorang enterprenur itu juga HARD WORKER lho, gak bolah malas, selalu waspada, gak boleh lengah, disiplin, tepat waktu, selalu berfikir kedepan 3-5 langkah, inovatif, gak patah semangat. Kalau dulu anda bekerja untuk bos, maka sekarang anda bekerja untuk diri anda dan karyawan anda. Permasalahannya jenis pekerjaan apa yang harus anda jalankan. Be a good leader, be a good businessman.

    Ada yang bilang ke saya, dalam usaha itu ada marketing, tapi dalam marketing belum tentu ada usaha.

    Reply

  6. Salut atas keberaniannya.
    Ayo bro, kamu pasti bisa.

    “if there is a will there is a way” ha ha ha…. demikian kata sebuah iklan di televisi beberapa waktu lalu.

    Go ahead bro!!!
    Sukses selalu.

    ayaheauzi lan naufal

    ayaheauzis last blog post..Amanah itu

    Reply

  7. sip2 kang, sama, saya juga tidak ingin jadi orang gajian selamanya.

    Tapi sekarang ini saya masih dalam tahap membangun relasi dan portofolio

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *