Maju Perut, Pantat Mundur

Seperti Janji Penulis Mbayol ini, untuk memberikan edisi special ke saya akhirnya datang juga tepat di hari pernikahan saya 14 Februari kemaren. Wah senenge doble wis. Dalam kiriman paket ini berisi 2 buku yang salah satunya untuk saya berikan kepada Guru Spiritual saya Cak Lubab yang terlalu Andi. :D

2 Buku Republik Genthonesia

Langsung sebelum saya membolak balik halaman Republik Genthonesia, terlebih dahulu saya abadikan dulu buku ini, siapa tau akan ada sejarah yang bisa saya ceritakan kepada Yashfa nantinya ;) Begitu pengabadian selesai, maka tanpa babibu saya langsung mulai re-reading (membaca ulang) tulisan tulisan di Blog simbah yang di bukukan ini. Dan seperti janjinya yang tidak merubah tulisan dengan kosakata kosakata asing, di sini ditambahi dengan quote jika ada istilah yang waneh waneh. Pokoe buku iki mbayol tapi ndidik, angel lo golek buku ngene. Kesan yang saya tangkap dari buku yang masih saya baca sampai pertengahan ini adalah “KWEREN” tanpa IKLAN.

Tapi KWEREN bukannya tanpa kritik. Satu satunya kritik yang masih saya temukan, tidak ada URL dimana isi buku ini bersumber. Semoga aja di cetakan kedua sampai minimal ke empat belas nanti sudah dibenerin dan ditambah URL dari Mbah Dipo ini. Jadi bagi yang butuh siraman jiwa tanpa takut gosong, saya rasa buku sehara 3$ ini layak untuk di bagi bagikan kepada para sahabat.

Hweran

Republik Genthonesia Fans

0 thoughts on “Maju Perut, Pantat Mundur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *