<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kejujuran Amien Rais: Editorial Pagi</title>
	<atom:link href="http://nurudin.jauhari.net/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi.jsp/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nurudin.jauhari.net/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi.jsp</link>
	<description>Saya, Kamu, Kita dan Mereka</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Feb 2012 00:21:50 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Ilham Wagon</title>
		<link>http://nurudin.jauhari.net/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi.jsp/comment-page-1#comment-41532</link>
		<dc:creator>Ilham Wagon</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 13:07:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nurudin.jauhari.net/archives/2007/05/17/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi/#comment-41532</guid>
		<description>Kepada temen2 yang benar2 mendambakan Indonesia yang menjadi Indenesia seperti impian para faounding fathers kita, tentunya beranggapan bahwa Amien Rais masih menjadi kandidat yang memenuhi kriteria sebagai presiden untuk mewujudkan Indonesia itu di pemilu 2009. Waktu lima tahun saya kira seorang Amien Rais masih bisa ko mewujudkan impian founding fathers kita. Tidak seperti sekarang yang kalem2 tapi stagnan. Makanya saya mengajak temen2 untuk membuat gerakan bersama (entah bentuknya apa, dan dengan media apa) untuk mengusung amien rais lagi. Kalo bener2 mau, kirim email ke ilham_wagon@yahoo.com
ajak juga orang2 yang masih mencintai Amien Rais ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada temen2 yang benar2 mendambakan Indonesia yang menjadi Indenesia seperti impian para faounding fathers kita, tentunya beranggapan bahwa Amien Rais masih menjadi kandidat yang memenuhi kriteria sebagai presiden untuk mewujudkan Indonesia itu di pemilu 2009. Waktu lima tahun saya kira seorang Amien Rais masih bisa ko mewujudkan impian founding fathers kita. Tidak seperti sekarang yang kalem2 tapi stagnan. Makanya saya mengajak temen2 untuk membuat gerakan bersama (entah bentuknya apa, dan dengan media apa) untuk mengusung amien rais lagi. Kalo bener2 mau, kirim email ke <a href="mailto:ilham_wagon@yahoo.com">ilham_wagon@yahoo.com</a><br />
ajak juga orang2 yang masih mencintai Amien Rais ya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kuman</title>
		<link>http://nurudin.jauhari.net/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi.jsp/comment-page-1#comment-1390</link>
		<dc:creator>kuman</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 May 2007 21:38:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nurudin.jauhari.net/archives/2007/05/17/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi/#comment-1390</guid>
		<description>ha...ha... presiden kok gitu yah...childish...lihat bahasa tubuhnya ....wajahnya....mbok yah...sing sabar terima kritik...
pake didampingi hatta rajasa yang notabene kader PAN segala.... .. memperlihatkan... kalau tak yakut pada siapapun  ???? ha...ha...
makanya pilih pemimpin yang jujur...... Hati nurani lebih penting daripada popularitas........ puas...puas..... !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ha&#8230;ha&#8230; presiden kok gitu yah&#8230;childish&#8230;lihat bahasa tubuhnya &#8230;.wajahnya&#8230;.mbok yah&#8230;sing sabar terima kritik&#8230;<br />
pake didampingi hatta rajasa yang notabene kader PAN segala&#8230;. .. memperlihatkan&#8230; kalau tak yakut pada siapapun  ???? ha&#8230;ha&#8230;<br />
makanya pilih pemimpin yang jujur&#8230;&#8230; Hati nurani lebih penting daripada popularitas&#8230;&#8230;.. puas&#8230;puas&#8230;.. !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kang Kombor</title>
		<link>http://nurudin.jauhari.net/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi.jsp/comment-page-1#comment-1356</link>
		<dc:creator>Kang Kombor</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 May 2007 17:18:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nurudin.jauhari.net/archives/2007/05/17/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi/#comment-1356</guid>
		<description>Saat ini kita sedang berada di zaman di mana kehormatan didapatkan seseorang karena drajad, pangkar dan hartanya sehingga kejujuran tidak mendapat tempat. Kalau orang Jawa bilang, untuk zaman kalabendhu seperti sekarang ini:

sing jujur ajur (yang jujur hancur),
sing blaka cilaka (yang mengaku celaka),
aluwung dadi wong kinurmatan merganing kuwasa lan arta (lebih baik jadi orang terhormat karena kekuasaan dan uang).

Selamat Pak Amien Rais. Saya tidak menyesal dulu mengompori teman-teman di kantor agar memilih Anda sebagai presiden.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini kita sedang berada di zaman di mana kehormatan didapatkan seseorang karena drajad, pangkar dan hartanya sehingga kejujuran tidak mendapat tempat. Kalau orang Jawa bilang, untuk zaman kalabendhu seperti sekarang ini:</p>
<p>sing jujur ajur (yang jujur hancur),<br />
sing blaka cilaka (yang mengaku celaka),<br />
aluwung dadi wong kinurmatan merganing kuwasa lan arta (lebih baik jadi orang terhormat karena kekuasaan dan uang).</p>
<p>Selamat Pak Amien Rais. Saya tidak menyesal dulu mengompori teman-teman di kantor agar memilih Anda sebagai presiden.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jauhari</title>
		<link>http://nurudin.jauhari.net/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi.jsp/comment-page-1#comment-1291</link>
		<dc:creator>Jauhari</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2007 07:18:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nurudin.jauhari.net/archives/2007/05/17/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi/#comment-1291</guid>
		<description>Di Indonesia Mau Tidak Mau POLITIK menjadi salah satu MESIN UANG... orang yang mulai terjun di POLITIK biasanya mulai dari NOL dan akhirnya BERGELIMANG HARTA

Tanya kenapa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di Indonesia Mau Tidak Mau POLITIK menjadi salah satu MESIN UANG&#8230; orang yang mulai terjun di POLITIK biasanya mulai dari NOL dan akhirnya BERGELIMANG HARTA</p>
<p>Tanya kenapa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nofie Iman</title>
		<link>http://nurudin.jauhari.net/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi.jsp/comment-page-1#comment-1288</link>
		<dc:creator>Nofie Iman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 May 2007 17:35:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nurudin.jauhari.net/archives/2007/05/17/kejujuran-amien-rais-editorial-pagi/#comment-1288</guid>
		<description>Di bukunya, Making Globalization Work, Joseph Sitglitz menulis soal mekanisme check and balance terhadap pemerintah tanpa adanya ketakutan para kritikus dan oposisi dipenjara atau dilenyapkan. Di beberapa media, pernah saya baca usulan serupa untuk diterapkan di Indonesia.

Ide tersebut memang bagus, hanya saja terasa satir. Memandang kualitas dan kompetensi birokrat dan politisi di Indonesia masih memprihatinkan. Kita nggak bisa mengasumsikan bahwa pemerintah semata-mata altruistik dan kompeten. Kita memang perlu politisi yang berani melawan kemunafikan. Tapi selama rasionya masih 1:10.000 atau bahkan lebih, kita mungkin belum bisa berharap banyak.

Indonesia negeri yang unik. Sudah 60 tahun merdeka namun tak terlalu banyak perubahan. Lalu bagaimana mengatasinya? Kalau tahu, saya udah jadi presiden. :d

Kita orang Indonesia memang nggak kenyang-kenyang ngomong politik...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di bukunya, Making Globalization Work, Joseph Sitglitz menulis soal mekanisme check and balance terhadap pemerintah tanpa adanya ketakutan para kritikus dan oposisi dipenjara atau dilenyapkan. Di beberapa media, pernah saya baca usulan serupa untuk diterapkan di Indonesia.</p>
<p>Ide tersebut memang bagus, hanya saja terasa satir. Memandang kualitas dan kompetensi birokrat dan politisi di Indonesia masih memprihatinkan. Kita nggak bisa mengasumsikan bahwa pemerintah semata-mata altruistik dan kompeten. Kita memang perlu politisi yang berani melawan kemunafikan. Tapi selama rasionya masih 1:10.000 atau bahkan lebih, kita mungkin belum bisa berharap banyak.</p>
<p>Indonesia negeri yang unik. Sudah 60 tahun merdeka namun tak terlalu banyak perubahan. Lalu bagaimana mengatasinya? Kalau tahu, saya udah jadi presiden. :d</p>
<p>Kita orang Indonesia memang nggak kenyang-kenyang ngomong politik&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: basic (User agent is rejected)
Database Caching 1/11 queries in 0.013 seconds using disk: basic
Object Caching 395/398 objects using disk: basic
Content Delivery Network via sttc.jauhari.net

Served from: nurudin.jauhari.net @ 2012-02-14 10:37:01 -->
