Hari Ini 14 Tahun Yang Lalu

keluarga-ponjong

Pagi itu pelajaran sekolah tidak seperti biasanya. Jadwal pulang lumayan maju kedepan karena ada acara bagi guru guru SMP Negeri 1 Ponjong pada hari itu. Tapi ada yang sedikit janggal juga pada hari itu. Hati ini merasa ada yang ganjil, dan perasaan ini masih muncul selama perjalan pulang ke rumah.

Ternyata Ayahanda Anas Ngabid B.A Telah dipanggil Allah yang maha berkehendak. Ayahanda mendapatkan musibah kecelakan pasca pelantikan Kepala Sekolah MTs di Semanu. Saat itu keluarga kami belum ada satupun yang selesai menyelesaikan sekolah.

Alhamdulillah tekad tegar Ibunda dalam membesarkan anak anaknya yang berjumlah 6 orang, Pendekar semua telah bisa dikatakan sukses. Karena kakak pertama hingga kakak keempat dan juga si Bontot telah berkeluarga.

Di tulisan singkat ini, saya selalu berharap bisa mewarisi semangat keterbukaan tentang ikatan sosial, agama yang dimiliki Ayahanda dan bisa ikut serta memberikan perubahan di dunia fana ini, minimal bagi diri saya sendiri

palestine-theme

Palestine

Mari kita tengok kejadian akhir taun ini yang seperti kita ketahui juga, Negara Yahudi(saya tidak bisa menyebutkan Israil, karena Israil adalah salah satu Nabi yang sangat disucikan Umat Islam) sudah lebih dari 2 minggu ini terus menerus menyerbu rakyat Palestina di jalur gaza dan sekitarnya.

Pikiran saya belum bisa terbuka sepenuhnya kenapa Negara Barat belum ada langkah kongret semuanya seperti diam membisu. Hanya terdapat beberapa demonstrasi yang dilakukan segolongan kelompok. Dan hanya beberapa negara yang jelas jelas mengutuk dan bahkan sampai mengusir duta besarnya yaitu Venezuela dan Bolivia.

Dengan landasan peristiwa memilukan itulah saya mencoba ikut berbagi dengan memberikan apa yang saya bisa, berbagi WordPress Themes, dengan nama Palestine untuk dunia. Semoga bermanfaat.

No Comments on "Hari Ini 14 Tahun Yang Lalu"




  1. Setiap kejadian senang atau sedih pasti ada hikmahnya tergantung kita bisa tidak mengambil hikmah. Tgl 5 peb depan adalah peringatan 5th meninggalnya ayah tercinta sebuah kejadian yg diluar dugaan saya. Semoga amal ibadah ayah kita diterima Allah SWT.
    Hikmah dr tragedi Gaza bisa menginspirasi membuat themes.
    Mengapa barat tdk bereaksi? si sapi betina ini raja ngeyel. Dgn Nabi Musa AS saja ngeyel apalagi dgn orang biasa

    Reply

  2. kalau baca tulisan om Jauhari soal almarhum ayahnya, Evy juga jadi keinget sama Ayah di rumah. Meski sering ketemu, kadang-kadang kita sadar belum berbuat banyak untuk Ayah dan Ibu kita. Jadi rindu ayah :(

    Untuk kembang api theme nya, kayaknya lebih pas kalau gambar percikan api yang memberi kesan ledakan gitu yah (cuma Evy ga punya gambarnya) trus nanti dikasih sedikit background bangunan yang agak samar di belakangnya warna samar juga kayak transparan hitam kelabu gitu. Kesannya bisa jadi lebih kuat dengan bendera Palestina nya.

    Reply

  3. turut berduka, pak…
    saya juga sama, bedanya kami cuma berlima, dan yang yang terkecil masih mau masuk SD waktu itu…

    Tapi percayalah, semua itu yang terbaik dari Allah untuk kita.

    Reply

  4. Bagus om theme-nya, cuman digambar background petasannya yg aku rasa kurang pas..

    Tapi, asli sipp bgt. Sebagai bentuk solidaritas seorang blogger dan webdesigner atas ketidakberesan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.

    Mudah2an keterpeduluan ortu Om, juga diwarisi oleh Om Jauhari.

    Reply

  5. wah, themenya keren,..hhehe
    slanjtnya saya turut berduka atas pulangnya ayahnda njenengan ke ramhatullah, semga diterima disisiNya,.

    salam ukhuwah sya sampaikan, senang dpt berknjung ke blognya, kali da waktu mampir ke blog sya ya,.

    Obys last blog post..Cintaku Sebening Embun

    Reply

  6. Bagi saya ayahanda adalah sosok yang tak tergantikan. Banyak pelajaran yang saya petik dari beliau. Saya menyadari dalam diri saya ini selalu bersemayam ayahanda meskipun beliau sudah tidak ada lagi.

    Ikut mendoakan ayahanda Mas Jauhari semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT

    Salam,
    Bugiakso

    BUGIAKSOs last blog post..Belajar dari Gandhi

    Reply

  7. Salah satu perjuangan yg mulia pak, saran saja pak header imagenya menggunakan senjata dan fosfor putih kemudian bayangan bendera palestina.

    Reply

  8. Semoga spirit Ayahanda tertanam dalam diri putra-putranya..

    Untuk theme-nya, seperti mas Isdah bilang, banner header-nya kurang sesuai dengan Palestine-nya mas, mungkin kalo dikasih gambar suasana disana baru pas ;)

    inoss last blog post..Setahun Sudah!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *