Pantai Gesing Gunungkidul Yogyakarta

Di Gunungkidul wilayah yang oleh para kuli tinta termasuk daerah kering(sering terjadi kekeringan) menyimpan berbagi tempat wisata yang menjanjikan jika dikelola secara profesioanal, Tempat wisata mulai dari Gua-gua, waduk, sampai dengan Pantai yang tersebar di sepanjang pesisir kabupaten Gunungkidul, bagi kalayak ramai mungkin hanya tau sebagian kecil dari pantai-pantai di Gunungkidul, semisal Baron, Krakal, Kukup. Lebih dari pantai panti itu di Gunungkidul terpadat pantai pantai lain yang mulai mendapat tempat bagi wisatawan lokal, mulai pantai Wedi Ombo, Ngrenehan, Ngobaran, Ngliyep dan lain sebagainya.

Namun kali ini saya ini menceritakan pantai yang lain lagi, yaitu Pantai Gesing. Pantai Gesing yang merupakan daerah baru dan sering disebut Pantai Prawan (karena belum tersentuh para pebisnis).

Pantai gesing ini sungguh asri dan juga lumayan kecil, tidak seperti pantai pantai lain di Gunungkidul, letaknya pun di daerah cekungan(teluk) lebar dari dari pantai ini tak lebih dari 200m, tapi pantai ini sering menghasilkan ikan yang ‘mantap kali’ yang tidak terdapat di pantai lain (Ngrenehan, Sadeng, Baron dan pantai lain lain).

Pada kamis itu, kami sekeluarga (Syahida Family) naik kendaraan roda dua mencoba menjelajah Pantai Gesing ini, perjalanan sampai menjelang 5km terakhir berjalan dengan mulus, akan tetapi pada 5km terkahir perjalanan agak terganggu karena berdasar informasi yang kurang akhurat ternyata Jalan menuju pantai sedang mengalami perbaikan, masih berupa jalan MAKADAM(batu yang ditata sedemikian rupa untuk nantinya dijadikan BASIC jalan) atau istilah lain dari makadam adalah kali asat :D

Karena sudah lebih dari 3/4 perjalanan dan udah nanggung akhirnya perjalanan tetap dilanjutkan dengan sedikit susah dan payah. Ketika tiba di pantai Gesing ternyata para nelayan tidak ada yang mencari ikan dengan argumen ombak terlalu tinggi, sehingga perburuan ikan untuk dijadikan makan siang mengalami kegagalan, yo wis akhirnya kita leyeh leyeh sebentar di pantai itu, untuk kemudian kita cari alternatif lain dan tertuju ke Ngrenehan dan Ngobaran, jadi akhirnya dari 9 team sepeda motor dibagi dua, team pertama mencari/membeli ikan di ngrenehan dan team lain ke pantai ngobaran.

Jarak antara ngrenehan dan ngobaran tidak terlampau jauh sekitar 1-2km, di pantai ini(ngobaran) walaupun bisa dibilang sudah tidak virgin lagi, akan tetapi suasana dan juga wilayahnya masih asri dan layak dijadikan agenda taunan ;;) dan berikut sedikit scrin shoot kejadian di Gesing dan Ngobaran.

Tak Lupa Nurudin Jauhari mengucapkan Taqobbalallohu minna wa minkum semoga amal ibadah kita di terima dan kita diperkenankan bertemu dengan Ramadhan ditaun depan

0 thoughts on “Pantai Gesing Gunungkidul Yogyakarta

  1. wedi ombo memeng OK…… bagi penulis pernah ketemu eyang NOMO (Tonomo) juru kunci NGGREWENG………… aku kangen dengan alam disana, kangen dengan suasana yangalami, suasana di NDENGKENG, MABANG, NGAMBUSAN, SODAN, SINDEN, WATUGEDHEK, JUNGWOK, LINET NGORO-ORO, MADARAN, NGURIPAN, MBANTHENG RASAK, PULUTAN, WIT PASAR, PENDUL, LEKET, TAPEN, MANJUNG DAN LAIN-LAIN…….., SALAM KANGEN UNTUK MBAH NOMO, MAS WAKIDI, PAKDE MARIDI, SUMIN, JODEK, SUMIRAN, PAK SUPRAN, PAK WARDI, PAK CONDRO, BOB MARLEY, YONO, PAK. MAN, KANG MIRIN, KANG MIDAK, MAS LENCEP, PAK TADI, MAS ENDAR, MAS CINGKRIH DAN LAIN-LAIN……

    WEDI OMBO BIKIN KANGEN…………..TERUTAMA LANDAK LAN LUWAKE…..

  2. #7 ario dipoyono
    Kwi BANYU PUTIH tok le… sing marai wenak mari mangan IWAK LAUT GORENG

    #8 wedhouz
    Wah nek BARON wis TERLALU JANDA boss… wis ora PRAWAN.. dadi nek dolan neng baron cuma delok wong delok pantai.. wis kurang ALAMI gitu… mending ke NGOBARAN aja… ;;)

    #9 Fany
    Sama sama mbak fany :)

    #10 ariwibowo
    Wujudkan… Ayo ayo…. :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *