Cara Praktis Mudah Pindah Server Web/Blog Tanpa cPanel

Cara Pindah Server tanpa cPanel

Duh, Kalau ini Cara Praktis atau Mudah belum tentu, karena mudah dan praktis tiap orang itu beda, tapi bagi saya ini adalah Cara Praktis dan Mudah Pindah Server Web/Blog tanpa cPanel. Tapi perlu diingat walaupun ini masuk kategori mudah saya tapi tetep butuh menulis beberapa perintah di terminal.

Setting Web Server Apache 2
Setting Web Server Apache 2

Ini dikarenakan metode yang saya pakai ini metode Server VPS atau Dedicated, jadi hampir semua di kontrol secara Manual. Mas @wisnu lebih faham mengenai hal ini, tapi intinya saya juga cuma COPY dan PASTE dari KODE2 atau Perintah2 yang tersebar di Internet.

Jadi kronologi yang biasa saya biasa kerjakan untuk Boyongan Server adalah sebagai berikut. Langkah2 ini bagi saya efektip, semoga bagi kalian juga.

  1. Pertama setelah login ke server via ssh, kemudian saya masuk ke Direktori tempat file2 dari Website kita, misal web saya disimpan di /var/www/ganteng
    cd /var/www/ganteng
  2. Setelah itu, kita backup MySQL Data dari Server lama dengan Perintah sederhana dibawah ini (ini jika Server atau Website kalian menggunakan Database, misalnya WordPress, dijamin anda make MySQL)
    mysqldump -uroot -p databasewpsaya > db.sql
  3. Setelah Backup Server selesai, kita sekarang akan nge TAR atau ngeZIP atau istilahnya akan kita kompresi untuk dijadikan satu file agar mudah ketika nanti kita boyongkan ke Server Baru dengan terlebih dahulu kita naik satu tingkat dari folder website kita tadi
    cd ..
    atau bisa juga dengan
    cd /var/www
  4. Setelah itu Perintah TAR folder dengan cara seperti dibawha ini
    tar -zcvf webku.tar.gz /var/www/ganteng
    atau dengan perintah
    tar -zcvf webku.tar.gz ganteng
  5. Jika sudah beres semua, kita move on ke Server Baru (ingat server baru silahkan disedikan dulu) Cara saya pindahan dengan SFTP
    sftp [email protected]
    Kemudian nanti ada sedikit pertanyaan dan suruh masukkan password, setelah password dimasukkan, kita cukup put dulu saja file diserver baru dengan perintah
    put webku.tar.gz
    Tunggu hingga selesai.
  6. Kalau sudah selesai exit dan login ke server baru via SSH sama dengan login ke server lama
  7. Nah sekarang setelah login, langkah berikutnya adalah extract TAR kita tadi dengan perintah
    tar -zcvf webku.tar.gz
    Atau coba dengan perintah dibawah ini
    tar -xvzf webku.tar.gz
  8. Setelah ter extrack masuk ke direktori ganteng, kemudian jalankan perintah untuk restore MySQL Databasenya tapi siapkan dulu databasenya
    mysql -uroot -p
    Masukan Password setelah sukses ketika untuk membuat database
    create database ganteng;
    flush privileges;
    exit;

    Kemudian silahkan restore
    mysql -uroot -p ganteng < db.sql
    Selesai.. nah sekarang hapus saja kalau db.sql sudah benar2 masuk ke MySQL diserver baru
    mv db.sql
  9. Setelah itu pindah semua datanya ke folder dimana apache akan mengaksesnya, misalnya di /var/www/tetepganteng
    mv * /var/www/tetepganteng
  10. Jangan Lupa di DNS dilarikan IP nya keserver baru.
  11. Selesai, silahkan ditest di Server baru

Perlu di ingat, agar tidak terjadi ERROR yang tidak perlu, pastikan konfigurasi Server Baru tak begitu beda dengan Server Lama. Ini demi Kompabilitas dan kemudahan MAINTENISnya jika menemukan BUGS yang kadang menyapa tanpa kita minta.

Bonus Tips

Cara mengetahui ukuran file di Linux dalam Format MB, nah ini saya sering pusing untuk mengetahui sebenarnya file itu ukuran berapa? karena di Linux biasanya akan tapil format lek2an yang saya nggak begitu faham dan susah mbacanya. Ini contohnya ketika kita gunakan perintah

ls -l

Ukuran File di Linux susah dimengerti
Ukuran File di Linux susah dimengerti

Nah agar mudah dimengertti secara manusia seperti saya caranya cukup tambahi saja flag seperti ini

ls -l --block-size=M

Hasilnya akan menjadi lebih manusiawi…

Format Ukuran lebih manusiawi di Linux
Format Ukuran lebih manusiawi di Linux

Selamat Berpindah Server dan Tetap Semangat

4 thoughts on “Cara Praktis Mudah Pindah Server Web/Blog Tanpa cPanel
  1. Ini adalah hal yang lumayan rumit untuk saya sebelumnya, Terimakasih mas jauhari, telah berbagi untuk kami semua.

Please Post Your Comments & Reviews

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*