Break Even Point aka B.E.P

Ide posting kali ini setelah membaca postingan Blognya Andre Raymond, Jadi saya juga mau berbagi juga, setelah coba kalkulasi kasar banget. MacBook Pro yang kami kategorikan sebagai Investasi ternyata sudah BEP. Alhamdulillah, saya bersyukur dengan hati dan perbuatan atas tercapainya BEP ini. BEP yang pada awalnya saya target akan selesai dalam waktu maximal 1th ternyata sesuai harapann ;)

Semua ini tidak lepas dari dukungan para blogger semua, karena diakui tidak diakui saya dikenal *sok pede* seperti sekarang berkat dunia blogger ini, jadi mari kita rayakaan :D Jangan lewatkan perayaan ini pada 1 Syawal nanti di rumah masing masing. Jangan Lupakan untuk bertegur sapa menyambung silaturahmi, saling memaafkan dan berterus terang dan terang terus demi kebaikan sesama.

Target selanjutnya sebuah rumah idaman yang dengan setia saya pasang di wallpaper MacBook Pro ini. Semoga tahun 2009 bisa terlaksana. Dan kembali saya memohon doa dari kalian semua. Ah Indahnya hidup ini. Walaupun terkadang apa yang saya jalani tak seindah ucapan dan harapan tapi saya selalu percaya Bahwa Hujan Lebat itu datang untuk memberikan PELANGI YANG INDAH diujung sana….

Umum , . Bookmark the permalink.

Jauhari

Abu @YashfaJauhar @ShaffiyaJauha Isteri @IvaFitria tinggal di @DesaPonjong Gunungkidul Yogyakarta Co. Founder NGONOO.com

0 thoughts on “Break Even Point aka B.E.P

  1. BEP = Break Even Point = Titik Impas = Tidak untung, tidak rugi. Misal biaya produksi 5rb rupiah dan kita jual barangnya seharga 5rb, maka tidak untung, tidak pula rugi. Tetapi karena bisnis kan pasti ingin profit, nah profitnya diperoleh dengan menaikkan harga jual barang. Sehingga selisih antara harga jual dan biaya produksi menjadi profit.

    Contoh lain, mas Jauhari untuk memproduksi theme membutuhkan biaya sebesar $25, maka BEP-nya di $25. Sehingga jika dijual $100 maka ada profit senilai $75.

    Sedangkan ROI (Return on Investment) adalah parameter untuk menghitung apakah suatu investasi itu menjanjikan, atau kapan balik modal. Misalnya dengan MacBook mas Jauhari. Dengan melihat profit itu per theme, mas bisa menghitung kapan investasi itu balik. Cara menghitungnya bisa dilihat di sini.

    Itu sepanjang yang saya tahu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>