Untuk kesekian kalinya kunci menjadi bahan posting saya, seperti pada posting yang ini, dan yang ini dan berlanjut dengan postingan ini. Emang udah nasib kali yee… Rabu kemaren adalah hari monumental dalam perjalan karier kehidupan (jeile karier) saya. Diawali dengan pagi yang tidak biasa, dimulai dari ketinggalan kacamata, electric starter Shogun yang agak ngadat trus siangnya ndak makan siang karena mengikuti prosesi pembunuhan nomer Kartu Halo cak Andi yang memakan total jam istirahat saya (tapi saya menikmatinya kok cak andi
)
Sorenya waktu jam mudik tiba, segala sesuati dipersiapkan dengan seksama… ya ritual seperti hari hari biasanya. Tapi lagi lagi si Kunci pindah dari singgasananya dan mulailah ekpedisi pencarian. Mulai dari bolak balik tumpukan kertas, cari di tas, dilaci tapi si kunci belum juga ditemukan.
Dan sekali lagi dugaan saya mengarah kepada Sang Oknum ini, dan parahnya sang Oknum barusan melakukan prosesi pembunuhan Kartu Halo dan belum sempat aktifkan IM3nya. Jadi saya tidak bisa mengontak sang oknum ![]()
Akhirnya “tanya kenapa” sana sini, sang oknum pulang sama siapa?, dan setelah tahu kalau sang oknum pulang rombongan dengan salah satu teman kantor, saya kontak beliaunya dan sempat “salah sambung” ternyata yang saya telpon nomer rumahnya
Akhirnya memanfaatkan jasa operator telpon kantor berhasil mendapatkan nomer beliau dan tut… tut halo?
Assalamu’alikum pak
Wa’alikum salam
Andi ada pak?
Sebentar, ndi ini uddyn
Cak Kunciku endi?
Bengong… Wah tak Gowo je.. aku wis ndek bla bla, trus pye?
Yo wis sesuk wae..
Untungnya masih ada teman yang pulang dan satu jalur, akhirnya dapat boncengan deh. Terus kenapa tuh kunci kok bisa mampir ke kantong tetangga? Karena waktu prosesi pembunuhan Kartu Halo di Gerai Telkomsel naik si Shogun, dan kebetulan jokinya sang oknum ![]()
Saya minta maaf sebelumnya kepada seseorang karena janji yang belum tertepati.













#1
Arief Fajar Nursyamsu
September 14th, 2006 at 9:07 amPertamax…
He he he he…
#2
doeljoni
September 14th, 2006 at 9:18 amseseorang yang janjinya belum ditepati itu ‘oknum’ lain juga ?
#3
achi
September 14th, 2006 at 9:22 amkekekeke….pancen nasib..nasib..
Mangkane ya..lain kali lek arep mulih, den andi kudu “ditahan” dhisik dan “digeledahi” biar kejadian ini tidak terulang untuk yang kesekian kalinya…hhehehehe…
Ini sudah yang kedua kalinya khan?? Ping Telu sampeyan oleh payung + piring cantik mas ….
Tapi ingat : SEMUA ITU ADA HIKMAHNYA
#4
vnuzday
September 14th, 2006 at 6:50 pmTrack back nya masih belum bisa?? apa karena WP-nya beda versi ya??
#5
ario dipoyono
September 15th, 2006 at 4:52 am#6
opie
September 15th, 2006 at 8:46 amHahahahahahahahahaha….
Opie juga sering kelupaan kunci motor, Mas…
Makasih udah mampir ke blog opie..
Opie link ya… :
#7
Irwan Van Kalong's
September 15th, 2006 at 11:47 amMending diduplikatke wae lah kang kanggo kang andy siji, lha wong oknume kuwi2 teros…
Perasaan kata-kata terakhire alus bwanget dah… mesti ’spesial’ ki…
#8
duck
September 15th, 2006 at 3:20 pmono-ono wae sih cak…
huew huew…
#9
aribowo
September 16th, 2006 at 1:56 pmiya salah nya sendiri lupa naruh kunci
#10
medon
September 21st, 2006 at 1:04 ampadahal tinggal sms saja kuncinya suruh nyamperin
#11
isdah
September 21st, 2006 at 9:44 pmlah… kan tingal remote aja…
#12
Oskar Syahbana
September 22nd, 2006 at 7:10 pmMaksudnya ngebunuh kartu itu apa ya??
#13
Jauhari
September 25th, 2006 at 7:54 am#2 Doeljoni
He he
#3 Achi
Bener ada Hikmahnya nduk
#4 VNuz
Updatenya ndak sukses kali
#7 Irwan Van Kalong’s
hmmm…
#10 Medon
Gimana mau SMS wong Nomer barunya tuh OKNUM belum tau
#12 Oskar Syahbana
Makanya tuh kartu Halo di BUNUH aja 
Maksudnya Menutup applikasi Kartu Halonya, soalnya ndak KUAT TAGIHAN BULANAN, selain sulit ngontrol pemakaian juga merasa dimudahkan tanpa ada LIMIT pemakaian, tapi efeknya ya ‘bendol mburi’ tadi